Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Miliarder Inggris Kelahiran Palestina, Marwan Koukash (sumber: Http://www.mirror.co.uk)
Dream - Miliarder Inggris kelahiran Palestina, Marwan Koukash, tertarik membeli klub rugbi Australia demi memenuhi ambisinya memiliki tim National Rugby League. Pemilik tim rugbi Salford Red Devils itu bahkan siap membayar tunai di depan.
Mengutip laman Arabianbusiness, Rabu,3 September 2014, Koukash masih menutup rapat nama klub-klub incaran yang saat ini masih dalam tahap negosiasi. Koukash hanya membocorkan dirinya tengah mengintip 2-3 klub rugbi.
Yang pasti, The Sydney Morning Herald melaporkan, Newcastle diyakini berada di antara incarannya tersebut.
Untuk meredam kekhawatiran pemilik klub, Koukash siap menyediakan uang jaminan. Uang ini guna meyakinkan pemilik klub tentang kelanjutan tim yang dipastikan akan bertahan hingga jangka panjang.
Cerita Koukash ini adalah salah satu kisah inspiratif pemuda kelahiran Palestina yang sukses di negeri orang. Saat ini Koukash memiliki kekayaan bernilai sekitar US$ 3 miliar.
Koukash pernah mengalami masa kelam di usianya yang masih belia. Pada usia delapan tahun, areal pertanian milik keluarganya dibom. Dia dan keluarga harus bertahan hidup selama tiga hari tanpa makanan atau tempat tinggal.
Tak hanya itu, Koukash juga hanya mempunyai sepasang sepatu saat usianya 12. Saat ini, sebagian dari kekayaan miliarder ini berasal dari perusahaan pelatihan yang didirikannya. (Ism)
Advertisement

Memahami Apa Itu MSCI dan Dampak Klasifikasi Indonesia Sebagai Standalone Market

Danantara Itu Apa Sih? Kenali Superholding dan Negara yang Sudah Duluan Mencobanya


Shopee 11.11 Big sale Hadir dengan Beragam Keseruan, Ini 5 Cara Menikmatinya


Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?
