Indeks Syariah Lanjutkan Tren Penguatan

Reporter : Syahid Latif
Rabu, 3 September 2014 09:52
Indeks Syariah Lanjutkan Tren Penguatan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik tipis 4,53 poin (0,09%) ke level 5.206,12.

Dream - Pasar modal Indonesia masih terus melanjutkan tren penguatannya di tengah sentimen positif dari dalam negeri. Pemodal juga mulai selektif memilih saham-saham bluechips yang mulai menembus level resisten.

Pada pra pembukaan perdagangan saham, Rabu, 3 Agustus 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik tipis 4,53 poin (0,09%) ke level 5.206,12.

Menguatnya seluruh indikator sektor saham juga membawa IHSG terus melaju positif di sesi pembukaan. Pada perdagangan sesi ini, IHSG kembali menguat 8,85 poin (0,17%) ke level 5.210,57.

Penguatan indeks ditopang kenaikan harga saham 88 emiten sementara 22 lainnya masih tertekan. Nilai transaksi di sesi awal kali ini mencapai Rp 147,02 miliar dengan posisi asing yang mencatat aksi beli bersih senilai Rp 21 miliar.

Tren pelanjutan penguatan juga dialami dua indeks saham syariah di pasar modal Indonesia. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) pagi ini dibuka menguat ke lebel 171,11.

Hingga 45 menit perdagangan BEI, indeks ISSI masih bertahan di zona hijau dengan menguat 0,62 poin (0,36%) ke lebel 171,6.

Sebanyak 133 emiten syariah masih melaju positif sementara 32 lainnya tertinggal di zona merah. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp 679,35 miliar dari perpindahan tangan 8,17 miliar saham.

Di jajaran indeks saham bluechips syariah, kenaikan harga saham dari 24 emiten membawa Jakarta Islamic Index (JII) terus melaju perkasa.

Dibuka di level 703,54, indeks JII saat ini telah menguat 2,39 poin (0,34%) ke level 705,44.

Kepala Riset PT Universal Broker Indonesia, Satrio Utomo dalam ulasannya mengatakan IHSG akan mencoba melanjutkan tren penguatan di tengah kondisi regional Asia yang masih cenderung minim sentimen.

" IHSG hari ini diperkirakan bakal bergerak flat-naik pada kisaran 5.175 - 5.225. Hanya penutupan dibawah 5.175 yang akan mengakhiri trend naik jangka pendek yang tengah terjadi," katanya.

Pada perdagangan kemarin, beberapa saham penggerak IHSG seperti ASII, BBRI, INTP, dan PTBA terlihat mulai bergerak menembus resisten. Meski untuk kenaikan IHSG yang signifikan aliran dana asing terlihat masih kurang, tapi setidaknya pemodal bisa melirik pada bluechips lain, terutama pada sektor perbankan, konstruksi, batubara, dan konsumer.

Beri Komentar