IHSG Tembus 5.200, Indeks Syariah Ditutup Menguat

Reporter : Syahid Latif
Selasa, 2 September 2014 16:38
IHSG Tembus 5.200, Indeks Syariah Ditutup Menguat
Indeks syariah membuka perdagangan pagi tadi di zona merah ditengah IHSG yang menguat tipis.

Dream - Sentimen positif data-data ekonomi Indonesia masih dimanfaatkan pelaku pasar untuk kembali mengoleksi saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Ditambah aksi beli investor, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali bertengger di level psikologis 5.200.

Pada penutupan perdagangan saham di BEI, Jakarta, Selasa, 2 September 2014, IHSG menguat 23,96 poin (0,46%) ke level 5.201,58. Aksi beli saham membawa 153 emiten meraup kenaikan harga saham sementara 140 lainnya masih mengalami tekanan.

Transaksi perdagangan saham cukup atraktif setelah 7,17 miliar saham diperjualbelikan pelaku pasar. Perputaran uang pada transaksi ini mencapai Rp 4,57 triliun.

Pemodal asing yang pagi tadi sempat melakukan aksi jual justru berbalik memborong saham-saham emiten BEI. Asing mencetak nett buy sekitar Rp 200 miliar.

Emiten pertambangan menjadi sektor saham yang masih tertinggal di zona merah dengan melemah 0,02 persen.

Mengalirnya dana segar ke pasar modal Indonesia ikut membawa dua indeks saham syariah di BEI kembali masuk teritori hijau. Padahal pada sesi pembukaan, indeks syariah kurang bertenaga untuk mencetak laju positif.

Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) sore ini ditutup menguat 0,77 poin (0,45%) ke level 170,97. Indeks ISSI dibuka dan mencetak level terlemah di 170,17.

Menguatnya harga saham dari 97 emiten penghuni ISSI membantu indeks acuan syariah ini menutup transaksi perdagangan di zona hijau. Namun, indeks ISSI masih menyisakan 90 emiten lain yang berkubang di zona merah.

Sebanyak 38,17 miliar saham diperdagangkan pada perdagangan di hari kedua September ini. Transaksi perdagangan saham mencapai Rp 3,11 triliun.

Langkah rebound juga dialami indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) yang ditutup naik 3,55 poin (0,5%) ke level 703,05.

Dari kawasan Asia, indeks saham Hang Seng dan Kospi Korea bergerak di zona merah dengan melemah 0,01 persen dan 0,79 persen. Di kala bursa AS libur, indeks Nikkei Jepang sore ini menguat 1,24 persen begitu pula dengan Shanghai Composite 1,37 persen dan Strait Times Singapura 0,43 persen.

Di kala bursa saham Indonesia menguat signifikan, kurs rupiah justru bergerak sebaliknya, Kurs refernsi Bank Indonesia (JISDOR) hari ini mencatat rata-rata nilai tukar rupiah bertengger di level 11.734 per dolar AS. (Ism)

Beri Komentar