Indonesia Dan Malaysia Sama-sama Mengeluarkan Sertifikasi Halal.
Dream – Sertifikasi halal kini menjadi semacam kebutuhan bagi industri di Indonesia. Sertifikasi ini diterapkan sebagai jaminan kehalalan sebuah produk terutama makanan.
Tetapi, sertifikasi halal di Indonesia ternyata memiliki ketentuan yang berbeda dengan negara tetangga, Malaysia. Ini membuat impor tidak dapat masuk ke Indonesia jika menggunakan sertifikasi halal dari Malaysia.
" Kalau di Indonesia, harus uji laboratorium. Sedangkan di Malaysia cukup dengan melihat ingredient (kandungan bahan baku)," ujar Presiden Direktur Karim Consulting, Adiwarman A Karim di Bogor, Jumat 15 Desember 2017.
Karim mengisahkan, pernah terjadi penolakan barang impor dari Australia karena mencantumkan sertifikasi halal yang diterbitkan Malaysia. Ini lantaran perbedaan regulasi terkait penerbitan sertifikat halal di Negeri Jiran tersebut.
" Malaysia sempat marah kepada MUI," kata dia.
Karim melanjutkan MUI pun kukuh menjalankan aturan itu. Akhirnya, sistem Indonesia menjadi rujukan bagi banyak negara lain dalam menerbitkan sertifikat halal.
" Salah satu negara itu adalah Malaysia," ucap Karim. (ism)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Berbahaya, Begini Penampakan Aslinya Saat Diperbesar 2.600 Kali