Toyota C-HR (Dream.co.id/Maulana Kautsar)
Dream - PT Toyota Astra Motor melirik segmen mobil Low Carbon Emission Vehicle (LCEV). Untuk masuk ke segmen ini, Toyota resmi meluncurkan varian terbarunya, C-HR dalam di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017.
Executive General Manager PT Toyota Astra Motor, Fransiscus Soerjopranoto, mengatakan mobil ini bertujuan untuk memenuhi permintaan pemerintah mengenai kendaraan rendah emisi.

" Kan kebijakan pemerintah ke depannya akan menuju ke LCEV. Nantinya (mobil ini) sebagai jembatannya," kata Soerjopranoto, di ICE-BSD, Tangerang, Banten, Kamis, 10 Agustus 2017.
Mobil ini digadang-gadang sebagai pesaing Honda H-RV. Saat dikonfirmasi mengenai hal itu, Soerjo terbahak. " Intinya kita akan bawa yang hybrid version," ucap dia.

Soerjopranoto belum bisa memberi detail jadwal peluncuran resmi Toyota C-HR. Dia hanya berharap agar senjata andalan toyota di kelas minim polusi ini bisa meluncur akhir tahun ini.
" Kita inginnya tahun ini. Selambat-lambatnya kuartal I (Januari-Maret) 2018," ujar dia.
Untuk bagian dapur pacu, Sorjo juga belum bisa banyak memberikan penjelasan. Alasan C-HR masih dalam tahap pengembangan. Ada tiga jenis mesin yang masih dipertimbangkan untuk dibenamkan di mobil ini. Yaitu, hybrid 1.2 Turbo, 1.5 hybrid, dan 1.8 hybrid.
" Kita akan studi. Kita akan pilih yang mana," kata dia.(Sah)
Advertisement
Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara


Review Timbangan Digital MODENA Smart Body Scale untuk Tracking Progress Diet selama Ramadan


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Cara Berhenti Minum Minuman Manis dalam 14 Hari, Ikuti Langkah Sederhana Ini

PMI Salurkan 1 Juta Masker untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Mengenal Gini Index: Angka untuk Menghitung Ketimpangan Pendapatan