Maybank Indonesia Ingin Berkontribusi Bantu Keuangan Syariah Indonesia

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 2 Juli 2020 17:33
Maybank Indonesia Ingin Berkontribusi Bantu Keuangan Syariah Indonesia
Melalui UUS-nya, Maybank Indonesia menggunakan strategi ini untuk mengembangkan perbankan syariah.

Dream – Tantangan pandemi Covid-19 yang melanda pada awal tahun ini banyak melumpuhkan aktivitas perekonomian, baik domestik maupun global. Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan di Indonesia semakin membatasi perekonomian dan aktivitas masyarkat.

Melihat kondisi ini, PT Maybank Indonesia berharap bisa berkontribusi positif melalui pengembangan perbankan syariah.

Presiden Direktur Maybank Indonesia, Taswin Zakaria, menginginkan perbankan syariah bisa menjadi pilihan masyarakat layaknya perbankan konvensional lainnya. Apalagi, Indonesia memiliki populasi Muslim terbesar di dunia dan sudah mengenal sistem ekonomi dan keuangan syariah.

Taswin mengatakan, dalam roadmap pengembangan pasar syariah, ada target untuk mendorong pertumbuhan bank syariah naik dari 8 persen pada 2019 menjadi 20 persen pada 2023. Dikatakan bahwa target itu menjadi pekerjaan bersama.

“ Kami berharap bisa berkontribusi positif dalam target itu di tengah ekonomi negara yang saat ini dihadapkan dengan tantangan Covid-19,” kata dia dalam “ Webinar Maybank Indonesia Shariah Thought Leader Forum 2020”, Kamis 2 Juli 2020.

Taswin mengatakan Unit Usaha Syariah (UUS) Maybank (Maybank Syariah) menggunakan strategi “ Shariah First” sejak 2014. Strategi ini bisa membuat UUS menyumbang kontribusi terhadap Maybank Indonesia.

Dikatakan bahwa UUS Maybank berkontribusi aset 20 persen dari total Maybank Indonesia. Pada kuartal I 2020, kontribusi UUS Maybank sebesar 22,4 persen dari total financing Maybank Indonesia dan 22,1 persen dari funding.

1 dari 4 halaman

Meski Pandemi Corona, Maybank Indonesia Raup Laba Rp538,2 Miliar

Dream – PT Bank Maybank Indonesia meraup laba bersih sebesar Rp538,2 miliar pada kuartal I 2020. Laba yang meningkat 29,7 persen ini didukung oleh peningkatan pendapatan non bunga dan pengelolaan biaya strategis secara berkelanjutan.

Dikutip dari keterangan tertulis Maybank, Rabu 20 Mei 2020, pendapatan berbasis biaya naik 16 persen dari Rp515 miliar pada Maret 2019 menjadi Rp597,6 miliar pada Maret 2020. Peningkatan ini didorong oleh pendapatan fee Global Market, bancassurance, investasi, dan fee transaksi jaringan elektronik (e-channel).

“ Pendapatan nonbunga makin menunjukkan peningkatan dan menjadi sumber pendapatan utama kami di saat bank mengambil langkah selektif dalam menumbuhkan portofolio di tengah kondisi pasar saat ini,” kata Presiden Direktur Maybank Indonesia, Taswin Zakaria, di Jakarta.

Kemudian, total penyaluran kredit turun 9,5 persen menjadi Rp122,9 triliun. Tingkat nonperforming loan (NPL) sebesar 3,6 persen (gross) dan 2,2 persen (net) pada Maret 2020 dibandingkan dengan 2,9 persen (gross) dan 1,7 persen (net) pada Maret 2019

“ Pandemi global ini akan berdampak pada kinerja kami dalam tahun ini. Kami akan tetap terus menjaga kualitas aset,” kata Taswin.

2 dari 4 halaman

Bagaimana dengan Syariah?

Unit syariah Maybank Indonesia mencatat pembiayaan per Maret 2020 sebanyak Rp24,4 triliun. “ Jika ditambah portofolio Kafalah, total pembiayaan mencapai Rp25,8 triliun pada Maret 2020,” kata taswin.

Aset perbankan syariah Maybank turun 2,6 persen menjadi Rp31,8 triliun pada Maret 2020. Total simpanan nasabah tumbuh sebesar 2,4 persen menjadi Rp559,7 miliar pada Maret 2020.

Laba sebelum pajak pada Maret 2020 menjadi Rp109 miliar. 

3 dari 4 halaman

Maybank Gandeng Anne Avantie dan Asbisindo Salurkan APD Atasi Covid-19

Dream – PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) secara aktif turut ambil bagian dalam upaya pemerintah Republik Indonesia menanggulangi penyebaran Covid-19 melalui serangkaian kegiatan Maybank Berbagi. Bank ini memberikan bantuan untuk komunitas yang terdampak pandemi virus corona dan tenaga medis di Indonesia.

“ Menanggapi besarnya kebutuhan akan APD di tanah air dan resiko yang harus dihadapi oleh para pejuang kemanusiaan yakni dokter dan tim medis dalam menghadapi Covid-19, Maybank Indonesia mengutamakan penyediaan APD berkualitas sebagai wujud apresiasi dan untuk mendukung upaya para tim medis menanggulangi virus tersebut,” kata DirekturUtama Maybank Indonesia, Taswin Zakaria, di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis, Senin 27 April 2020.

 

 © MEN

 

Maybank Indonesia memberikan bantuan pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) untuk para tenaga medis yang tersebar di berbagai rumah sakit di Indonesia sebagai respon terhadap kebutuhan APD yang masih menjadi prioritas saat ini.

Hingga saat ini sebanyak 1.100 APD telah disalurkan oleh Maybank Indonesia ke 38 rumah sakit yang tersebar di beberapa kota di Indonesia.

Pelaksanaan pengadaan dan pendistribusian APD tersebut dilakukan melalui jalinan kerja sama Maybank Indonesia dengan Yayasan Anne Avantie melalui Gerakan Peduli APD gagasan Anne Avantie dan melalui Unit Usaha Syariah Maybank Indonesia yang bekerja sama dengan Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo).

Bantuan APD masih akan berlanjut dan sedang dalam proses persiapan yang ditargetkan pada bulan Mei untuk dapat didistribusikan.

Spesifikasi baju APD yang disumbangkan Maybank Indonesia merupakan baju standar APD yang dapat dipergunakan di ruang isolasi, berbahan parasite waterproof, spunlace non woven dan polyethylene lannate yang berkualitas dan bahannya diperoleh dari pengekspor sarana medis.

“ Besar harapan dengan ketersediaan APD dapat mengurangi resiko para dokter dan tenaga medis tertular Covid-19,” kata dia.

4 dari 4 halaman

Jalin Kemitraan

Selain bantuan APD, Unit Usaha Syariah Maybank Indonesia juga menjalin kemitraan bersama Dompet Dhuafa untuk memberikan dukungan berupa paket sembako kepada setiap kepala keluarga pra sejahtera dengan target daerah penyaluran di Jabodetabek.

Maybank Indonesia juga secara aktif menyalurkan bantuan-bantuan lainnya dan sedang dalam tahap persiapan melalui Badan Musyawarah Perbankan (BMPD) DIY berupa alat kesehatan bagi rumah sakit rujukan Covid-19 dan dengan Pemerintah Daerah Sulawesi Barat dalam bentuk bantuan sembako.

“ Inisiatif yang sudah dilakukan oleh Maybank Indonesia adalah sebagian dari rangkaian aktivitas untuk memerangi COVID-19,” kata Taswin.

Dia menyebut dukungan Maybank Indonesia akan berlanjut ke tahap berikutnya dengan membuka kesempatan bagi para nasabah dan masyarakat umum untuk dapat turut serta melakukan donasi untuk memperluas cakupan bantuan Maybank Indonesia kepada masyarakat dan pemerintah terkait pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia.

Beri Komentar