Bukti Uang Tak Bisa Beli Kebahagiaan, Pria Ini Tinggalkan Keluarga Miliarder yang Mengasuhnya dan Pilih Kembali ke Orangtua Kandung

Reporter : Nabila Hanum
Rabu, 22 Februari 2023 15:13
Bukti Uang Tak Bisa Beli Kebahagiaan, Pria Ini Tinggalkan Keluarga Miliarder yang Mengasuhnya dan Pilih Kembali ke Orangtua Kandung
Mei yang masih berusia dua tahun diculik ketika sedang bermain di luar rumahnya

Dream – Seorang pria membagikan kisah hidupnya yang membuktikan bahwa kekayaan tidak bisa memberikan kebahagiaan.

Pria bernama Mei Zhiqiang asal China itu mengaku pernah diculik kemudian diadopsi keluarga miliarder saat ia kecil. Sejak saat itu ia tinggal bersama orangtua kayanya.

Namun, setelah puluhan tahun hidup bersama, Mei memilih kembali ke orangtua kandungnya. Mei mengatakan jika kemewahan yang ia rasakan tidak bisa memberi kebahagiaan.

”Uang tidak bisa membeli kebahagiaan,” ungkapnya, dilansir dari Asiaone.

1 dari 4 halaman

Dalam sebuah wawancara, Mei menceritakan awal mula bisa tinggal bersama keluarga angkatnya.

Kejadian bermula pada tahun 1997 saat Mei yang masih berusia dua tahun diculik ketika sedang bermain di luar rumahnya, di provinsi Yunnan, China bagian barat daya.

Mengetahui anak kesayangan mereka menghilang, orangtua Mei sangat panik. Berbagai usaha telah dilakukan namun sang anak tak kunjung dilakukan.

2 dari 4 halaman

Hingga 20 tahun berlalu, pencarian keduanya berakhir bahagia saat seorang teman bernama Du Xiaohua, juga mencari anaknya yang hilang. 

Diculik dan Diadopsi Keluarga Miliarder Saat Kecil, Pria Ini Pilih Kembali ke Orangtua Kandung

Kemudian temannya itu membantu kedua orangtua Mei mencocokkan DNA dengan seorang pemuda yang saat itu masih tinggal bersama orangtua angkatnya di Provinsi Fujian, Tenggara Cina.

Sebelum diadopsi oleh keluarga miliarder, Mei mengaku sempat ditinggalkan karena dianggap terlalu kurus dan kecil oleh sebuah keluarga yang membelinya dari sang penculik. 

3 dari 4 halaman

Kendati demikian, Mei di keluarga angkatnya tumbuh bersama seorang adik laki-laki dan dua kakak perempuan. Selama itu pula Mei merasa dirinya bukan anak kandung dari keluarga tersebut.

Mei juga tidak menempuh pendidikan universitas karena memutuskan langsung bekerja setelah lulus sekolah menengah di rumah sakit milik orangtua angkatnya.

Meski hilang selama 25 tahun, orangtua Mei tetap membeli sebuah rumah karena yakin putranya akan kembali suatu hari nanti.

4 dari 4 halaman

Meski terpisah selama dua dekade, Mei mengaku tidak sama sekali merasa asing dengan keluarga kandungnya. 

“ idak peduli seberapa kaya mereka, cinta mereka berbeda dari kita, cinta orang tua kandung,” pungkas Mei

Sumber: Asiaone

Laporan: Cika Puspita

Beri Komentar