Fintech Bisa Percepat Penyebaran Keuangan Syariah

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 6 Juli 2018 08:30
Fintech Bisa Percepat Penyebaran Keuangan Syariah
Perkembangan teknologi mengubah wajah industri keuangan, termasuk keuangan syariah.

Dream – Teknologi dan inovasi digital di sektor keungan berkembang cukup signifikan. Perkembangan ini bisa mengubah lanskap industri keuangan yang mempercepat target inklusi dan mendorong inovasi keuangan.

Wakil Menteri Keuangan, Mardiasmo mengatakan kehadiran inovasi teknologi keuangan (Financial Technologi/Fintech) saat ini sudah mempengaruhi banyak sendi kehidupan masyarakat.

“ Teknologi digital ini sangat mempengaruhi kehidupan kita dalam berbagai aspek terhadap ekonomi, khususnya keuangan Islam,” kata Mardiasmo dalam acara di acara The 3rd Annual Islamic Finance Conference (AIFC) yang bertema Enhancing The Role of Islamic Finance within Digital Economy Era: Opportunities and Challenges” di Makassar, Sulawesi Selatan, dikutip dari kemenkeu.go.id, Jumat, 6 Juli 2018.

Menurut Mardiasmo, salah satu kekuatan distribusi dalam ekonomi digital adalah fintech yang muncul sebagai terobosan. Asosiasi Fintech Indonesia menunjukkan bahwa jumlah perusahaan Fintech di Tanah Air telah berkembang secara signifikan dari 25 perusahaan di 2011-2012 menjadi 165 perusahaan di 2015-2016.

" Perusahaan-perusahaan Fintech ini menjalankan model bisnis seperti peminjaman atau lending, pembayaran digital marketplace dan perencanaan keuangan,” kata Mardiasmo.

Data Bank Indonesia (BI) menunjukkan nilai transaksi pasar fintech dari US$18,6 miliar (Rp286,36 triliun) pada 2017 dan meningkat 19,23 persen pada tahun ini. “ Angka ini diperkirakan terus meningkat di beberapa tahun ke depan,” kata dia.

Mardiasmo juga mengatakan Fintech memberikan solusi yang inovatif melalui produk dan jasa. Selain itu, Fintech juga memungkinkan melakukan bisnis dan membangun bisnis dengan waktu yang lebih singkat, khususnya untuk ekonomi usaha mikro, kecil, dan menengah yang acapkali menemui hambatan dari segi pembiayaan dan kekurangan pengelolaan finansial.

" Ini juga menunjukkan bahwa fintech memegang peranan penting dalam meningkatkan akses finansial. Memahami bahwa akses masyarakat ke dalam keuangan informal sangat penting. Ini akan membawa Indonesia kepada inklusivitas yang akan berdampak positif pada tujuan kesejahteraan masyarakat, menghapuskan kemiskinan, dan juga menciptakan lapangan pekerjaan,” kata dia.

(Sah) 

Beri Komentar