Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Google Dikabarkan Menolak Diperiksa Ditjen Pajak Kementerian Keuangan. (Sumber: E27.co)
Dream – Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan menyebut Google terindikasi melakukan tindak pidana usai menolak pemeriksaan pajak. Hal ini dilakukan usai raksasa teknologi ini mengembalikan surat perintah pemeriksaan (SPP) dari Ditjen Pajak.
“Sebulan lalu mereka ingin mencoba melakukan action dengan memulangkan surat perintah pemeriksaan. Artinya, mereka menolak untuk diperiksa,” kata Kepala Kantor Wilayah Pajak Khusus Jakarta, Muhammad Haniv, dalam acara “Ngobrol Bareng Santai Wartawan” di Kantor Pusat Ditjen Pajak Jakarta, dilansir dari Merdeka.com, Jumat 16 September 2016.
Haniv menjelaskan penolakan tersebut bisa menjadi bukti awal pemeriksaan (Buper). Untuk itulah, mereka akan menginvestigasi penolakan tersebut.
“Kami investigasi karena menolak untuk diperiksa adalah indikasi pidana,” kata dia.
Selain menolak diperiksa, Google juga menolak penetapan status Badan Usaha Tetap (BUT). Haniv mengatakan pihaknya belum mengetahui alasan Google melakukan pemberontakan dari Ditjen Pajak.
"Ya tidak tahu mungkin mereka negosiasi atau dapatkan input dari mana jadi mereka nyatakan menolak untuk diperiksa dan menolak dinyatakan sebagai BUT," kata dia.
Respons Google
Menanggapi pernyataan Ditjen Pajak, Google Indonesia angkat suara. Juru bicara Google Indonesia, Jason Tedjakusuma, mengatakan Google selama ini telah berbadan hukum di Indonesia.
“PT Google Indonesia telah beroperasi sebagai perusahaan Indonesia sejak 2011,” kata Jason ketika dihubungi Dream.
Dia memastikan perusahaan selalu taat membayar pajak selama beroperasi di Indonesia. “Kami telah dan akan terus bekerja sama dengan pemerintah Indonesia dan telah dengan taat membayar semua pajak di Indonesia,” kata Jason.(Sah)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari