Ramai Isu Uang Kembalian Tol Kurang, Ini Penjelasan Jasa Marga

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 30 Maret 2017 11:15
Ramai Isu Uang Kembalian Tol Kurang, Ini Penjelasan Jasa Marga
Seorang netizen mengaku mendapat uang kembalian yang kurang ketika membayar tol, ternyata.....

Dream – Jejaring sosial digegerkan dengan unggahan netizen yang mengkritik layanan yang diberikan oleh petugas pintu tol. Dia mengeluh uang kembalian dari petugas yang tak sesuai dengan nilai seharusnya. 

Unggahan yang sebelumnya berawal dari postingan path itu menjadi ramai setelah akun gosip, @lambe_turah, mengunggahnya. Seorang pengguna Path berinisial PW diketahui mengunggah foto selembar uang Rp5 ribu dengan struk pembayaran tol Pasteur-Cikarang utama dengan tarif Rp53 ribu.

“ Ghaays kalo mau bayar tol mending pake uang pas atau diliat lagi kembaliannya berapa. Barusan abis bayar tol dari Pasteur-Cikarang Utama, uangnya 100rb, Cuma di kembaliin 5ribu. Pernah baca di internet juga kaya gitu sering kejadian. Buat pelajaran aja ke depannya biar ga kaya kita,” tulis dia dalam caption foto.

Namun kalimat komentar pemilik akun @lambe_turah membuat unggahan ini menjadi panen perhatian.

“ KALAU MAU BAYAR TOL MENDING SIAPKAN UANG PAS BIAR GAK ADA KEJADIAN SEPERTI INI LAGI. KITRA2 DUIT KEMBALIAN DIKEMANAIN? MASUK KANTONG PRIBADI??? Dalam sehari bias dapat berapa yesss kl gini caranya? HARUS TAG KRE SIAPA YA? #BiarTepatSasaran. Ternyata dikolom komen byk yg ngalamin kejadian spt ini. Pengen sih ga suudzon tapi kl sering banget terjadi piye? #HarusLakbanMulutKitu?#CicingWehKitu?

 Unggahan tersebut pun langsung memancing komentar para peselancar media sosial.

1 dari 3 halaman

Reaksi Beragam Netizen

Melihat unggahan ini, reaksi netizen beragam. Ada yang mengungkapkan pengalaman yang sama seperti Putri, misalnya seorang netizen bernama riakurniawan, “ Pernah bgt minceu@lambe_turah wktu mudik lebaran ditol cikopo..lupa deh bayar berapa dikasih uang 100rb kembaliannya gak sesuai,” tulis riakurniawan.

Ada juga netizen yang menyalahkan petugas tol. Pengguna Instagram bernama hanzelsamuel03 menyebut kesalahan tersebut terjadi bisa jadi karena petugas jalan tol yang terburu-buru melayani konsumen.

“ Paling petugasnya buru buru udh gitu pasteur pula banyak yg masuk pasti harus cepat,” tulis hanzelsamuel03.

Sebagian lagi menyalahkan PW karena salah mengira uang yang diberikan adalah Rp100 ribu. Padahal uang yang sebenarnya adalah Rp60 ribu.

 

 

2 dari 3 halaman

Klarifikasi Jasa Marga

PT Jasa Marga Tbk (Persero) pun angkat bicara soal kabar kembalian uang tol yang kurang. Perusahaan pelat merah membantah telah menerima uang Rp100 ribu dari Putri dan mengembalikan uang Rp5 ribu. Mereka menyebut menerima uang Rp60 ribu dari netizen itu.

AVP Corporate Communcation Jasa Marga, Dwimawan Heru, mengatakan transaksi tersebut terjadi pada Selasa 28 Maret 2017 pukul 21.48, di Gerbang Tol Cikarang Utama dengan Gardu Tol Nomor 4 arah Jakarta. Dikatakan bahwa pengguna jasa tol itu berasal dari arah Gerbang Tol Pasteur, Bandung, dan hendak keluar Gerbang Tol Cikarang Utama.

Heru mengatakan tarif tol yang harus dibayar sebesar Rp53 ribu dan pengguna membayar dengan uang Rp60 ribu dengan rincian 1 lembar Rp50 ribu dan 1 lembar uang Rp10 ribu. Dia membantah netizen tersebut membayar dengan uang Rp100 ribu.

“ Bukan dengan uang sebesar Rp100 ribu sebagaimana yang disampaikan dalam akun media sosial (Path dan Instagram),” tulis Heru di Jakarta, dalam keterangan tertulis yang diterima Dream, ditulis Kamis 30 Maret 2017.

Dia juga membantah uang kembaliannya sebesar Rp5 ribu. Justru uang yang dikembalikan oleh petugas tol yang bersangkutan adalah sebesar Rp7 ribu. “ Dengan menggunakan pecahan 1 lembar Rp5 ribu dan 2 buah logam Rp1.000,” kata Heru.

3 dari 3 halaman

Akun lambe_turah Dihujat

Klarifikasi Jasa Marga membuat sejumlah netizen menghujat lambe_turah karena mengunggah sesuatu yang belum jelas kebenarannya.

“ Videonya sudah terbukti. Uang dari sodari yang sudah komplain di sosmed ini cuma Rp60 ribu. Tolong ya jangan melakukan tindakan sebelum mencari fakta akurat wkwk.. @lambe_turah @sella_lonita@danistyawan09 @pbrany,” tulis netizen bernama ayahayati1207.

 

Seorang netizen bernama bayu_agus_wibowo meminta pemilik akun untuk tidak mengunggah berita yang belum jelas kebenarannya. Tidak hanya itu, dia juga meminta lambe_turah untuk tidak menggunakan media sosial untuk menjatuhkan pihak lain.

" @lambe_turah tolong jangan memposting berita yang merugikan pihak tertentu, sebelum berita itu terbukti kebenarannya jangan di posting, sehingga ada pihak pihak yang di rugikan. Gunakan media sosial dengan baik dan benar, jangan untuk menjatuhkan, jangan hanya untuk menambah folower anda mencari sensasi yang merugikan orang lain, ingat doa orang yg terzholimi mustajab.@lambe_turah,” tulis bayu_agus_wibowo.

Sementara netizen lain mengingatkan pengelola akun gosip tersebut untuk berhati-hati memberikan komentar dalam unggahannya. 

“ Aduh minceu kalo bikin caption hati hati ya @lambe_turah , coba dicari tau dulu kebenarannya, digardu ada cctv dan semua transaksi diawasi. Jangan asal bilang duit kembaliannya dimasukin ke kantong pribadi, Kalo minceu nya kurang paham coba aja langsung datang ke kantor pusatnya jasamarga. #savepultol,” tulis netizen berakun trijuliaakhrns.

 

Beri Komentar