Ilustrasi
Dream - Didukung aliran deras dana asing, bursa saham Indonesia kembali melejit. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bahkan mencetak rekor barunya sepanjang sejarah.
Aksi beli besar-besaran pelaku pasar jelang libur akhir pekan ini membawa indeks saham syariah melenggang nyaman di zona hijau.
Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat, 6 Februari 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) melejit 2,147 poin (1,26%) ke level 172,327.
ISSI hampir saja kembali melampaui rekor barunya yang pernah tercipta pada 23 Januari lalu di level 172,986.
Sepanjang perdagangan di akhir pekan pertama Februari ini, ISSI bergerak mantap di zona hijau. Level terendah ISSI hanya berada di level 170,547 dan posisi tertinggi dicetak di sesi penutupan.
Lantai bursa cukup ramai dengan aksi beli pelaku pasar. Didorong aksi beli pemodal asing, sebanyak 33,65 miliar saham syariah bernilai Rp 4,94 triliun diperdagangkan pelaku pasar.
Aksi beli kali ini berhasi mengangkat 124 emiten syariah ke zona merah. Sisanya, 59 emiten bergerak melemah dan 53 lainnya stagnan. Hanya 85 emiten syariah yang tak disentuh pelaku pasar.
Indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) juga tak mau kalah. Sama dengan ISSI, JII juga hampir saja melampaui rekor tertingginya yang pernah dicetak pada 23 Januari lalu.
JII menutup perdagangan dengan meroket 11,11 poin (1,59%) ke level 711,517. Kenaikan JII bahkan lebih tinggi dari IHSG dan jajaran saham bluechips syariah BEI.
Lebih dari dua pertiga penghuni JII, atau sebanyak 25 emiten, bergerak kompak di zona hijau. JII hanya meninggalkan 3 emiten di zona merah dan 2 lainnya stagnan.
Transaksi perdagangan saham syariah juga cukup ramai kali ini. Tak kurang dai 10,11 miliar saham syariah diperdagangkan pelaku pasar dengan dana Rp 3,64 triliun.
Daftar pencetak kenaikan harga tertinggi (top gainer) JII dihuni sebagian besar oleh emitan di sektor barang konsumsi dan pertambangan. Namun pemuncak top gainer dihuni oleh saham AALI yang menguat Rp 1.950 per saham.
Saham penghuni top gainer JII lainnya adalah UNVR yang menguat Rp 1,400, UNTR Rp 500, ICBP Rp 325, dan ITMG Rp 275 per saham.
Secara umum, bursa saham Indonesia jelang libur akhir pekan ini memang dilanda aksi penguatan. IHSG bahkan melompat 62,620 poin (1,19%) ke level 5.342,515.
Posisi penutupan kali ini menandai rekor baru yang pernah dicapai IHSG sepanjang masa.
Lantai bursa saham Indonesia dibanjir dana transaksi pelaku pasar hingga Rp 7,46 triliun. Pemodal asing yang kemarin sempat menahan diri, kini justru menggelar aksi belanja besar-besar.
Asing tercatat membukukan nett buy hingga Rp 1,18 triliun.
Indeks emiten di sektor pertanian mencetak kenaikan tertinggi sebesar 3,68 persen, diikuti barang konsumsi 2,58 persen, dan manufaktur 1,68 persen.
Dari kawasan regional, indeks saham utama Asia bergerak variatif. Dari China, indeks Hang Seng dan Shanghai Composite bergerak lemah 0,35 persen dan 1,93 persen.
Sementara Nikkei Jepang dan Strait Times Singapura menghijau dengan naik 0,82 persen dan 0,73 persen.
Advertisement

Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Oli Palsu Marak, QTRUST Hadirkan SeQure untuk Cek Keaslian Produk

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh