Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream – Indonesia memiliki potensi yang cukup besar pada sektor industri halal, baik sektor riil maupun keuangannya. Sebagai negara yang berpenduduk Muslim terbesar di dunia, Indonesia harus memanfaatkan potensi halal ini.
Dilansir dari laman LPPOM MUI, Jumat 21 Oktober 2016, Menteri Perindustrian, Airlangga Hartanto, mengatakan saat ini, industri halal Indonesia memiliki potensi sebesar US$10 miliar atau Rp130 triliun pada perdagangan dunia.
“Tahun 2019, pemerintah menargetkan capaian industri halal sebesar US$25 miliar atau Rp325 triliun,” kata Airlangga dalam sambutannya pada pembukaan International Islamic Fair (IIF) 2016 dan Indonesia International Halal Expo (INDEHX) 2016 di Jakarta International Expo (JIE) Kemayoran, Jakarta.
Dia mengatakan Kementerian Perindustrian tengah mempersiapkan pembahasan kawasan industri halal. Para pelaku usaha yang beroperasi di kawasan ini, diharapkan bisa mendukung ekspor produk halal Indoensia ke negara Timur Tengah. Usaha mewujudkan kawasan industri halal memang terkendala pembahasan antar lembaga. Rencananya, hasil perundingan dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan menghasilkan Peraturan Menteri mengenai kawasan industri halal.
“Yang bisa kami lakukan adalah meyakinkan pasar luar negeri bahwa proses produk halal Indonesia sudah baik,” kata dia.
Airlangga melanjutkan, Kementerian Perindustrian juga sudah mempebaharui beberapa hal termasuk Logistik Berikat yang baru saja dilaunching oleh pemerintah.
"Salah satu gateway ekspor adalah makanan halal nanti masuk logistik berikat. Kawasan logistik berikat ini dapat memanfaatkan unit dari produk makanan halal, sehingga akan mendorong kepercayaan masyarakat terhadap produk halal," kata dia.
Pada kesempatan yang sama, Direktur LPPOM MUI Lukmanul Hakim juga mendesak agar pembahasan tersebut dapat segera disahkan. Apalagi menurut Lukman, pembahasan ini telah berjalan hampir dua tahun dan belum menemukan titik terang.
"Mudah-mudahan melalui kawasan industri halal ini, perdagangan halal Indonesia, utamanya ke negara-negara mayoritas Muslim yakni ke Timur Tengah," kata Lukmanul.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Sering Mengalami Suduken Saat Olahraga? Ini Penyebab dan Cara Cepat Meredakannya

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'
