Investor Berburu Saham, Bursa Syariah Kembali Melejit

Reporter : Syahid Latif
Jumat, 28 Agustus 2015 09:25
Investor Berburu Saham, Bursa Syariah Kembali Melejit
IHSG bahkan sempat kembali menyentuh level 4.500

Dream - Membanjirnya sentimen positif mendorong pelaku pasar kembali memborong saham-saham murah. Bursa saham Indonesia pun kembali melonjak tajam.

Seluruh indeks sektor saham pagi ini juga bergerak menguat. Dipimpin emiten industri aneka, industri dasar, dan keuangan.

Pada prapembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat, 28 Agustus 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia melompat 1,544 poin (1,11%) ke level 140,860.

Pelaku pasar menggelontorkan dana Rp 25,18 miliar dengan 113,46 juta saham berpindahtangan di awal sesi perdagangan.

Kepercayaan investor masuk pasar modal mendorong ISSI kembali menguat di sesi pembukaan. Kali ini ISSI menanjak 1,895 poin (1,36%) ke level 141,211.

Penguatan signifikan dicetak indeks saham bluechips syariah. Menguat 8,557 poin (1,46%), indeks Jakarta Islamic Index (JII) membuka sesi prapembukaan di level 593,732.

JII kembali menanjak 10,487 poin (1,79%) ke level 595,662 di sesi pembukaan. Hingga 12 menit waktu perdagangan, tak ada satupun emiten unggulan syariah yang jatuh ke zona merah.

Sebaliknya, sebanyak 27 emiten kembali diburu investor dan 3 lainnya mampu bertahan stagnan.

Bursa saham Indonesia tampaknya sudah menunjukan tren penguatan seiring kembalinya kepercayaan investor. Terlihat dari laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang pelan-pelan menapak zona hijau.

Pagi ini IHSG membuka sesi prapembukaan dengan melompat 49,475 poin (1,12%) ke level 4.480,107

Transaksi senilai Rp 44,55 miliar dengan 147,76 juta saham berpindahtangan memulai sesi pemanasan ini.

Di sesi pembukaan, IHSG kembali melesat 56,392 poin (1,27%) ke level 4.487,024.

Investor domestik tampaknya menjadi tumpuan bursa saham nasional kali ini, Terlihat, asing kembali melakukan aksi jual dengan nett sell tipis Rp 3,8 miliar. Hingga 16 menit perdagangan, nett sell asing masih meningkat menjadi Rp 15,72 miliar.

Dari kawasan Asia seluruh indeks saham utama Asi abergerak menghijau. Indeks Nikkei Jepang saat sesi pembukaan BEI telah naik 2,43 persen sedangkan Shanghai Composite naik 1,26 persen

Di pasar keuangan, rupiah masih mampu bertahan dari tren pelemahan. Kabar gelontoran dana dari bank sentral membuat rupiah tak menembus level 14.100 per dollar AS.

Pagi ini rupiah menguat 40 poin (0,28%) menjadi Rp 14.013 per dollar AS.

Beri Komentar