Langka! 400 Pejabat Dihukum Karena Gaji Kelewat Tinggi

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 5 Oktober 2016 15:43
Langka! 400 Pejabat Dihukum Karena Gaji Kelewat Tinggi
Pemerintahnya menganggap pegawai yang menerima gaji tinggi itu sebagai aib.

Dream – Para pejabat di negara ini mungkin akan gigit jari. Penghasilannya yang tinggi justru berbuah hukuman dari pemerintah.

Inilah yang terjadi pada 400 pegawai negeri Iran yang ketahuan mendapat gaji kelewat tinggi. Para petinggi bank-bank pemerintah negara ini menerima gaji US$20 ribu atau Rp260 juta per bulan.

Gaji ini sangat tinggi apabila dibandingkan dengan rata-rata gaji pegawai publik yang sebesar US$400 atau Rp5,2 juta per bulan.

Dilansir dari Daily Mail, Rabu 5 Oktober 2016, juru bicara parlemen Iran, Ali Larijani, mengatakan bahwa tingginya gaji tersebut merupakan aib di sektor publik. Ketika kasus ini dibuka, rupanya ada 397 pejabat yang mendapatkan penghasilan lebih dari 200 juta rial atau Rp82,5 juta per bulan.

“ Saya berharap laporan ini menjadi dasar reformasi fundamental di negeri ini. Dengan begitu, tak ada lagi yang mengambil keuntungan dari sistem ini,” kata Larijani kepada kantor berita Fars.

 

1 dari 1 halaman

Kemana Uang Potongan Dipakai?

Kemana Uang Potongan Dipakai? © Dream

Dia menyebutkan pendapatan tak wajar sebesar 50 miliar rial atau Rp20,6 miliar akan disetor kepada Kementerian Keuangan dan sisanya akan dikembalikan.

Sekadar informasi, skandal ini bermula dari bocornya dokumen pembayaran gaji kepada media. Satu direktur bank menunjukkan mendapatkan penghasilan sebesar US$60 ribu atau Rp780,15 juta per bulan.

Kasus ini memukul pemimpin Iran, Presiden Hassan Rouhani, yang berjanji akan menghapus korupsi di instansi pemerintah. Karena kasus ini, pejabat yang terlibat, mengundurkan diri. Pemerintah Iran pun menetapkan batas gaji bagi pegawai, yaitu 189 juta rial, yaitu Rp77, 96 juta untuk pegawai publik dan 100 juta rial atau Rp41,25 juta untuk pegawai yang bekerja di sektor politik.(Sah)

Beri Komentar