Kartu Kredit (thenewdaily.com.au)
Dream – Setelah embargo dicabut pada awal tahun ini, Iran mencari cara untuk menggenjot perekonomiannya. Salah satunya adalah menggunakan kartu kredit untuk transaksi keuangan.
Dilansir dari Arabian Business, Senin 26 September 2016, kantor berita Iranian Students’ News Agency (ISNA) mengabarkan bahwa negara produsen minyak ini memperkenalkan kartu kredit pertama kalinya pada Minggu, 25 September 2016.
Meskipun demikian, pimpinan Bank Sentral Iran, Valiollah Seif, mengatakan perbankan akan makan waktu lama untuk menggunakan sistem kartu kredit dalam transaksi.
“ Salah kalau ada yang bilang kartu kredit bisa cepat digunakan dalam sistem perbankan,” kata Seif.
Dia mengatakan kartu kredit diperkenalkan ini memiliki limit transaksi sebesar US$3 ribu (Rp39,2 juta), US$10 ribu (Rp130 juta), dan US$15 ribu (Rp196,35 juta). Kartu ini bisa digunakan untuk berbelanja di toko atau belanja online.
Sekadar informasi, sanksi ekonomi terhadap Iran dicabut setelah Teheran sepakat untuk menahan ambisinya untuk mengembangkan nuklir.
Advertisement

Tak Lagi Diplonco, Ini yang Sebenarnya Dipelajari Mahasiswa Baru saat Orientasi Kampus

IIDI Cabang Malang Edukasi Masyarakat Pentingnya Menjaga Kesehatan Jantung dan pembuluh Darah

Ketahui Apa Arti Tanggal Kedaluwarsa pada Parfum, Betulkah Berbahaya Jika Digunakan?

Mengapa Setiap Daerah di Indonesia Punya Soto Versinya Sendiri

Kebiasaan Minum Manis Sejak Kecil Terbukti Berkaitan dengan Tekanan Darah Tinggi saat Dewasa


Kapan Waktu yang Tepat untuk Mengajari Anak Tentang Konsep Uang