Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Istana Menepis Kabar Kenaikan Tarif Listrik.
Dream – Media sosial sempat dihebohkan dengan isu kenaikan tarif dasar listrik (TDL). Dikatakan bahwa pemerintah diam-diam menaikkan tarif listrik.
Mendengar kabar yang berhembus di masyarakat, pihak Istana Kepresidenan segera membantah isu tersebut.
“Tidak benar ada kenaikan TDL,” kata Kepala Staf Kepresidenan, Teten Masduki, di Jakarta, dilansir dari Merdeka.com, Senin 12 Juni 2017.
Teten mengatakan banyak orang yang salah persepsi tentang kenaikan tarif listrik. Dia mengatakan tarif listrik sebenarnya tidak naik.
Teten menjelaskan ada dua kategori konsumen yang mendapatkan subsidi listrik, yaitu 450 watt dan 900 watt. Kategori 450 watt saat ini memperoleh tambahan penerima subsidi. Sedangkan yang 900 watt, setelah diperiksa di lapangan, ada nama-nama yang tidak layak menerima subsidi listrik yang notabene diperuntukkan bagi konsumen yang tidak mampu.
“Setelah diperiksa name by address oleh TNP2K (Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan) bersama PLN, memang ada sebagian besar (pelanggan) yang dikategorikan keluarga mampu dan tidak layak menerima subsidi,” kata dia.
Misalnya, kata Teten, pelanggan 900 watt ini memiliki bisnis indekos. Atau, pelanggan tersebut memiliki rumah bagus dan bermobil.
“(Pelanggan seperti itu) bukan orang yang miskin, (melainkan orang) menengahlah itu,” kata dia.
Untuk itu, Teten memastikan sosialiasi penerima subsidi listrik telah dilakukan. Dengan begitu, tarif yang akan diberikan kepada pelanggan 900 watt yang tidak berhak, adalah tarif normal.
“Itu sudah disosialisasikan, dipindahkan ke nonsubsidi,” kata dia.(Sah)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari