Iuran Pensiun PNS Bakal Naik 10-15 Persen

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 8 Maret 2018 08:32
Iuran Pensiun PNS Bakal Naik 10-15 Persen
Pemerintah tak mau PNS kesulitan saat masa tua.

Dream – Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) masih mengkaji skema uang pensiun baru bagi Pegawai Negeri Nipil (PNS). Tidak menutup kemungkinan nantinya akan ada kenaikan besaran iuran pensiun yang dibayarkan PNS.

Menteri PANRB, Asman Abnur, tidak ingin para PNS nantinya kesulitan saat menjalani masa tua usai purna tugas. Kenaikan iuran pensiun merupakan salah satu cara yang bisa ditempuh.

" Itu (kenaikan iuran pensiun PNS) lagi kami hitung. Kami harapkan bisa naik. Ambil contoh eselon I, gajinya dari kisaran Rp 40 juta, pas pensiun tinggal Rp 4 juta," ujar Asman di Jakarta, dikutip dari Liputan6.com, Kamis 8 Maret 2018.

" Itu terlalu drastis, untuk hidup di Jakarta aja nggak cukup itu. Makanya nanti kami coba dana pensiun bisa berikan hidup yang layak untuk para pensiunan,” kata dia melanjutkan

Terkait besarannya, Asman mengatakan belum ada keputusan final. “ Konsep kami antara 10-15 persen,” kata dia.

Sebelumnya diketahui pemerintah akan mengubah skema pembayaran uang pensiunan PNS dari pay as you go menjadi fully funded. Dalam skema pay as you go, upah setiap PNS dipotong iuran sebesar 8-10 persen, salah satunya untuk pensiun 4,75 persen yang dananya dihimpun di Taspen.

Skema tersebut dinilai memberatkan lantaran Pemerintah harus menganggarkan sebagian dana APBN. Sehingga, pemerintah kemudian mengajukan skema baru yaitu fully funded.

Melalui skema tersebut, pemerintah dan pegawai akan memberikan iuran pensiunan secara bersamaan. Nantinya, iuran tersebut diserahkan kepada PNS saat pensiun.

Asman pun menargetkan penerapan skema baru tersebut pada tahun ini. “ Jadi untuk PNS baru (2018) sudah diterapkan. Untuk yang lama ada dua metode, pay as you go dan fully funded. Nanti ada cut off,” kata dia.

(Sumber: Liputan6.com/Maulandy Rizky Bayu Kencana)

 

Beri Komentar