Jadi Decacorn, Grab Tingkatkan Wirausaha Mikro di Indonesia

Reporter : Dwi Ratih
Kamis, 14 Maret 2019 18:15
Jadi Decacorn, Grab Tingkatkan Wirausaha Mikro di Indonesia
Pelaku wirausaha kecil pun memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia.

Dream - Tak menutup kemungkinan jika perkembangan teknologi dan internet juga ikut menopang eksistensi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pelaku wirausaha kecil pun memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, mulai dari mengurangi angka kemiskinan hingga memberi pemasukan negara dalam bentuk devisa.

Bukan hanya Kementerian Koperasi dan UMKM yang mewakili pemerintah untuk memberi perhatian ekstra bagi pelaku UMKM, tapi juga startup level decacorn, yaitu Grab.

Perbedaan Unicorn, Decacorn, dan Hectocorn

Sebelum Grab resmi menyandang status decacorn, startup asal Singapura ini lebih dulu naik ke level unicorn pada tahun 2014. Hanya butuh waktu 2 tahun bagi Grab sejak awal didirikan hingga menembus valuasi di atas US$1 miliar.

Namun untuk mencapai status decacorn, Grab butuh waktu 4 tahun untuk membukukan valuasi 10 kali lipat startup unicorn atau tepatnya US$10 miliar. Namun perjuangannya untuk menarik investor tidak hanya membawa Grab ke tingkat decacorn, tapi juga membuka peluang untuk meraih status hectocorn atau valuasi di atas US$100 miliar

Rencana Grab sebagai Decacorn

Pencapaian luar biasa yang didapat Grab di akhis tahun 2018 ini tak lepas dari pendanaan putaran seri H sebesar US$4,5 miliar. Selain Softbank Vision Find yang menjadi investor terbesar, Toyota Motor Corporation, Oppenheimer Funds, Hyundai Motor Group, Booking Holdings, Microsoft Corporation, Ping An Capital dan Yamaha Motor juga bergabung di dalamnya.

Menurut CEO Grab Anthony Tan, sebagian besar dana investasi ini akan digunakan untuk meningkatkan taraf kehidupan dan penghasilan masyarakat di Indonesia. Mulai dari fokus pada wirausaha mikro misalnya lewat pelayanan GrabFood, meningkatkan kemampuan generasi muda Indonesia lewat pelatihan di kampus, serta akselerasi startup untuk membangun ekosistem di Grab.

Bentuk Nyata dari Grab sebagai Decacorn

Investasi yang cukup banyak di Indonesia ini merupakan salah satu bentuk nyata dari visi Grab, bukan hanya sebagai decacorn tapi juga superApp terkemuka di Asia Tenggara. Nantinya, startup yang dirintis oleh Anthony Tan dan Hooi Ling Tan ini akan terus mengembangkan layanan Grab sebagai solusi sehari-hari.

Mulai dari layanan transportasi, pengiriman barang dan makanan, pembayaran mobile, dan hiburan digital dalam satu aplikasi.

Startup Decacorn yang Usung Filosofi Platform Terbuka

Keinginan Grab untuk mewujudkan hidup yang lebih baik di Asia Tenggara, terutama di Indonesia, tak lepas dari filosofi platform terbuka. Hal ini yang akan menyatukan para mitra untuk bergerak bersama demi kesejahteraan semua orang.

Hasilnya, bukan hanya melipatgandakan revenue di tahun-tahun yang akan datang, tapi juga menarik minat investor lainnya yang percaya jika feedback pengguna ke Grab sangat baik. Hal ini tak lepas dari komitmen Grab untuk memberikan layanan berkualitas terbaik dan tarif paling terjangkau, serta mengutamakan efisiensi waktu.

Keberhasilan Grab sebagai decacorn ini diharapkan mampu mendorong perkembangan UMKM, yang berujung pada meningkatnya taraf hidup masyarakat di Indonesia.

Beri Komentar
Ini Definisi Standar Kilogram Baru Yang Ditetapkan BSN