Keunggulan Ekonomi Syariah RI Ini Tak Dimiliki Negara Lain

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 12 Desember 2018 11:15
Keunggulan Ekonomi Syariah RI Ini Tak Dimiliki Negara Lain
Tak heran jika Gubernur BI telah merancang strategi pengembangan ekonomi syariah Indonesia lewat keunggulan ini.

Dream – Bank Indonesia (BI) bakal fokus mengembangkan ekonomi pesantren. Sebagai bagian dari pilar tiga strategi utama Blueprint Pengembangan Ekonomi Keuangan Syariah Nasional, peran pesantren diharapkan bisa menjadi basis arus ekonomi Indonesia. 

Untuk diketahui pilar pertama dari tiga strategi utama Blueprint Pengembangan Ekonomi Keuangan Syariah Nasional adalah pemberdayaan ekonomi syariah melalui pengembangan ekosistem rantai nilai halal (halal value chain).

Gubernur BI Perry Warjiyo dikutip dari laman bi.go.id, Rabu 12 Desember 2018 mengatakan tiga program telah disediakan untuk mendukung pengembangan kemandirian ekonomi pesantren.

Ketiga program tersebut adlaah pengembangan berbagai unit usaha potensial yang memanfaatkan kerja sama antar pesantren, mendorong terjalinnya kerjasama bisnis antar pesantren melalui penyediaan virtual market produk usaha pesantren sekaligus business matching.

“ Ketiga, pengembangan holding pesantren dan penyusunan standarisasi laporan keuangan untuk pesantren dengan nama SANTRI (Sistem Akuntansi Pesantren Indonesia) yang dapat digunakan oleh setiap unit usaha pesantren,” kata Perry dalam “ High Level Discussion: Fastabiqul Khairat melalui Pesantren sebagai Salah Satu Rantai Nilai Halal” di acara Indonesia Indonesia Shari’a Economic Festival (ISEF) 2018, Surabaya, Jawa Timur.

Menurut Perry, ekosistem dari pilar pertama blueprint adalah mengembangkan sektor usaha syariah melalui pemberdayaan pelaku usaha baik besar, UMKM, serta lembaga pesantren. Termasuk di dalamnya adalah pengembangan aspek kelembagaan dan infrastruktur pendukungnya seperti pemberdayaan usaha pesantren dan pengembangan sektor usaha potensial seperti makanan, fashion dan pariwisata, serta virtual market.

1 dari 1 halaman

Keunikan dan Keunggulan Pesantren di Indonesia

Perry mengatakan Indonesia memiliki lembaga pesantren yang merupakan keunikan dan keunggulan yang tak dimiliki negara lain dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. Selain di dunia pendidikan, lembaga ini punya potensi untuk dimanfaatkan dalam mencapai kemandirian ekonomi.

“ Program kemandirian pesantren yang ditempuh didasari oleh kekuatan pesantren sebagai basis arus ekonomi Indonesia,” kata dia.

Dari pengamatan BI, kekuatan pesantren adalah SDM yang memiliki jumlah dan ikatan komunitas yang kuat. Dengan begitu, lembaga ini punya potensinya sebagai sumber permintaan dan produksi dalam berbagai kegiatan ekonomi.

Ada juga daya juang pesantren yang tinggi, berpotensi besar kalau dikombinasikan dengan kemampuan kewirausahaan serta konsep pemberdayaan ekonomi pesantren sebagai bagian dari ibadah.

“ Dengan kekuatan tersebut, kunci kemandirian pesantren adalah pada pendirian unit usaha dan komunikasi bisnis antar pesantren untuk pemenuhan kebutuhan dan pembinaan khususnya dari pesantren yang maju kepada yang sedang berkembang, sebagaimana terwujud dalam program kemandirian yang dijalankan,” kata dia.(Sah)

Beri Komentar