Mandiri Syariah Rilis Keyboard Mobile, Bisa Transaksi Sambil Chatting

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 6 November 2019 14:30
Mandiri Syariah Rilis Keyboard Mobile, Bisa Transaksi Sambil Chatting
Fitur ini mempermudah nasabah transfer duit tanpa tutup percakapan.

Dream – PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) meningkatkan kenyamanan nasabah bertransaksi melalui aplikasi mobile. Inovasi terbaru yang dibuat anak usaha PT Bank Mandiri Tbk ini adalah fitur keyboard yang bisa diaplikasikan langsung di smartphone pengguna.

Dengan inovasi baru Mandiri Syariah Mobile (MSM) diharapkan kebutuhan transaksi perbankan nasabah akan semakin mudah dan praktis.

Dikutip dari keterangan tertulis Mandiri Syariah yang diterima Dream, Rabu 6 November 2019, Direktur IT, Operation, and Digital Banking Mandiri Syariah, Achmad Syafii, mengatakan layanan mobile keyboard ini menjadi yang pertama di antara bank syariah lainnya.

Layanan ini memiliki tiga jenis transaksi, yaitu cek rekening, informasi saldo, dan transfer.

 Fitur kebyoard Mandiri Syariah Mobile.

“ Ketiga transaksi tersebut memang yang paling sering digunakan nasabah,” kata dia di Dubai.

Syafii mengatakan fitur MSM keyboard bisa diakses oleh pengguna Android dengan mengaktifkan menu keyboard di MSM dan memilih MSMS sebagai default keyboard.

“ Menariknya dengan adanya fitur ini, nasabah semakin mudah melakukan transaksi di Mandiri Syariah Mobile tanpa harus menutup chatting di handphonenya,” kata dia.

1 dari 6 halaman

Pengembangan Fitur Digital Dorong Pendapatan Berbasis Biaya (FBI)

Sebelumnya Mandiri Syariah telah meluncurkan layanan tarik tunai tanpa kartu ATM. “ Jadi, masyarakat bisa lebih mudah menarik uang tunai di ATM Mandiri Syariah tanpa harus menggunakan kartu ATM,” kata Syafii.

Pengembangan fitur digital berdampak pada peningkatan pendapatan Fee Based Income (FBI) dari mobile banking yang naik 97,63 persen dari Rp 15.79 miliar per Oktober 2018 menjadi Rp31,21 miliar per Oktober 2019.

“ Insya Allah, dalam upaya kami menjadikan Mandiri Syariah sebagai bank modern yang berbasis layanan teknologi ini, semoga semakin memudahkan nasabah melakukan transaksi, berbagi dan beribadah. Dan menjadi berkah untuk seluruh masyarakat,” kata dia.

2 dari 6 halaman

Cocok Buat Milenial, Pesan Sukuk ST006 di Mandiri Syariah Bisa via Ponsel

Dream – PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) menjadi mitra penjualan sukuk tabungan ST006. Bank syariah ini mengincar generasi milenial untuk sukuk ST006.

Dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Group Head Retail Deposit Mandiri Syariah, Vita Andrianty, menyampaikan Mandiri Syariah telah menjadi mitra Distribusi Kementrian Keuangan sejak SR-001 tahun 2009 dan menjadi Agen Penjual Terbaik untuk ST001, SR009 dan SR010.

 

 © Dream

 

“ Alhamdullilah, kami kembali memperoleh kepercayaan Pemerintah sebagai agen penjual Sukuk Tabungan sejak pertama kali terbit yaitu dari seri ST 001 hingga yang terbaru ini, seri ST 006,” kata Vita di Jakarta.

Sekadar informasi, masa penawaran ST 006 telah dimulai sejak 1 hingga 21 November 2019. Dengan tenor 2 tahun, ST 006 akan jatuh tempo pada tanggal 10 November 2021.

Dengan jumlah penawaran mulai dari Rp1 juta dan maksimal Rp3 miliar, ST 006 menawarkan tingkat imbalan atau kupon imbal hasil sebesar 6,75 persen.

 

3 dari 6 halaman

Sasar Milenial, Mandiri Syariah Gunakan Strategi Ini

Merujuk pada penjualan ST 003 di Mandiri Syariah sebelumnya, kaum muda termasuk milenial mulai tertarik berinvestasi di surat berharga syariah negara ritel. Vita optimistis bisa menarik generasi milenial.

“ Terlebih, cara membelinya pun sangat mudah yaitu melalui Internet Banking Mandiri Syariah yang dapat diakses di smartphone masing-masing selama 24 jam," kata dia.

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementrian Keuangan, Luky Alfirman, menjamin sukuk ritel ST006 merupakan instrumen keuangan syariah yang aman. Sekadar informasi, sukuk ini merupakan surat berharga syariah negara (SBSN).

“ Insya Allah tergolong aman karena dijamin pemerintah dan tidak pernah gagal bayar. (Sukuk) dijual secara online untuk memudahkan investor,” kata Luky.

Kinerja Mandiri Syariah terus tumbuh melesat disertai kualitas yang terjaga baik dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp872 miliar atau naik 100,38 persen yoy per September 2019. Aset Mandiri Syariah mencapai angka Rp102,78 triliun.

" Semoga melalui penjualan ST 006 ini menjadi kontribusi kami untuk turut mendukung program Pemerintah dalam pembangunan ekonomi nasional," tambah Vita.

4 dari 6 halaman

Perluas Kerja Sama, Mandiri Syariah Kelola Payroll Pegawai PLN

Dream – PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) menyediakan layanan perbankan syariah berupa pembayaran payroll untuk pegawai PT PLN (Persero). Pelayanan ini semakin mempererat kerjasama yang selama ini telah dijalin kedua perusahaan

“ Alhamdullilah, kami bersyukur kembali mendapatkan amanah dari PLN setelah sebelumnya kami telah bekerja sama dalam hal dukungan pembiayaan, pendanaan maupun pembayaran listrik dari para pelanggan PLN,” kata Direktur Wholesale Banking Mandiri Syariah, Kusman Yandi, di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Kamis 31 Oktober 2019.

Kusman mengatakan kerja sama itu merupakan perluasan dari layanan yang telah diberikan Mandiri Syariah kepada PLN. Dengan kerja sama ini, pegawai PLN nantinya bisa menerima gaji melalui rekening Mandiri Syariah.

“ Tentunya dapat memanfaatkan berbagai layanan yang memudahkan nasabah dalam bertransaksi melalui electronic channel, baik ATM, internet banking, dan Mandiri Syariah mobile,” kata dia.

 

 © Dream

 

Sekadar informasi, kerja sama ini ditandai dengan penandatangan perjanjian yang dilakukan Wholesale Banking Director Mandiri Syariah Kusman Yandi dan Direktur Human Capital Management PLN, Muhamad Ali.

Kerja sama ini juga membuka peluang bagi karyawan perusahaan pelat merah itu untuk mengakses pembiayaan lainnya, misalnya KPR syariah, angsuran mobil, atau umroh.

“ Insya Allah, kami optimistis produk layanan Mandiri Syariah bisa mengakomodasi keinginan institusi dan pegawainya untuk berbank syariah,” kata dia.

5 dari 6 halaman

Laba Bersih Mandiri Syariah Meroket 100 Persen

Dream – PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) membukukan laba bersih sebesar Rp872 miliar pada kuartal III 2019. Angkanya naik 100,38 persen dari periode yang sama tahun lalu, yang sebesar Rp435 miliar.

“ Semua pencapaian tersebut diperoleh karena adanya kontribusi dan sinergi dengan stakeholders,” kata Direktur Mandiri Syariah, Toni E. B. Subari, dalam keterangan tertulis yang diterima Dream, Rabu 30 Oktober 2019.

Insya Allah kami akan selalu berupaya maksimal menjalankan amanah stakeholders menjadikan Mandiri Syariah sebagai bank syariah terbesar hingga Asia Tenggara,” tambah dia.


 © Dream

 

Laba bersih Mandiri Syariah ini didorong oleh pertumbuhan pembiayaan, diiringi perbaikan kualitas, peningkatan efisiensi, dan transformasi digital produk layanan Mandiri Syariah.

Pembiayaan tumbuh sebesar 13,14 persen dari Rp65,24 triliun pada September 2018 menjadi Rp73,82 triliun pada September 2019. Pembiayaan segmen consumer yang meliputi otomotif, rumah, mitraguna, dan pensiun, tumbuh 27,58 persen menjadi Rp27,84 triliun pada September 2019.

Toni mengatakan, kualitas pembiayaan Mandiri Syariah membaik. Hal ini ditandai dari rasio pembiayaan bermasalah (non performing financing/NPF) nett yang turun dari 2,51 persen pada September 2018 menjadi 1,07 persen pada September 2019.

6 dari 6 halaman

Transformasi Digital

Direktur IT dan Operation Mandiri Syariah, Achmad Syafii, mengatakan pihaknya mendorong transformasi digital, baik menghimpun dana maupun layanan transaksi. Untuk tabungan wadiah atau mudharabah dan haji, anak usaha PT Bank Mandiri Tbk (Persero) menawarkan layanan buka rekening online.

“ Untuk memberikan kemudahan bertransaksi bagi nasabah, kami tak henti mengembangkan dan meningkatkan fitur layanan electronic channel baik ATM, Net Banking dan khususnya Mandiri Syariah Mobile,” kata Syafii.

Saat ini, terdapat lebih dari 72 fitur di Mandiri Syariah Mobile yang dapat memudahkan nasabah dalam bertransaksi, berbagi dan beribadah seperti tarik tunai tanpa kartu ATM, registrasMandiri Syariah Mobile di ATM, berbagai top up, paket data telepon, transaksi dengan berbagai market place, informasi portofolio rekening ZISWAF, pembiayaan hingga fitur khas bank syariah seperti waktu salat, lokasi masjid terdekat, arah kiblat, juz amma, asmaul husna dll.

Dia mengatakan pengembangan fitur digital ini, berdampak pada peningkatan pendapatan Fee Based Income (FBI) yang naik 21,45 persen dari Rp792 miliar per triwulan III 2018 menjadi Rp962 miliar triwulan III 2019. Fee based income dari mobile banking tumbuh signifikan yaitu 100,34% dari Rp13,73 miliar per September 2018 menjadi Rp27,50 miliar per September 2019.

Sampai dengan September 2019, user Mandiri Syariah Mobile mencapai 973 ribu user dengan jumlah transaksi sebanyak 2,29 juta transaksi. Pertumbuhan transaksi tertinggi berasal dari transaksi infaq dan sedekah yang mencapai 289,3% dari 50,721 transaksi per September 2018 menjadi 197,452 transaksi per September 2019.

“ Angka ini menggambarkan, adanya fitur berbagi pada Mandiri Syariah Mobile, dapat mengakomodir semangat nasabah dalam berbagi untuk sesama. Insya Allah berkah bagi semua,” kata Syafii.

Beri Komentar
Babak Baru Daus Mini Vs Daus Mini ‘KW'