Perang Lawan Corona, Pengusaha Galang Dana Rp500 Miliar

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 20 Maret 2020 18:36
Perang Lawan Corona, Pengusaha Galang Dana Rp500 Miliar
Dana ini akan digunakan untuk membeli peralatan medis.

Dream – Pandemi virus corona menggerakkan hati pengusaha untuk mengulurkan tangannya. Para pebisnis ini menggalang dana dengan target Rp500 miliar yang akan disumbangkan dalam bentuk penyediaan peralatan kesehatan untuk para tenaga medis.

“ Kami mendapatkan informasi bahwa kecepatan dan ketepatan penanganan menjadi kunci memerangi pandemi COVID-19. Itu yang mendorong sinergi dilakukan melalui penggalangan dana guna memberikan bantuan alat kesehatan,” kata relawan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia sekaligus CEO DAAI TV Indonesia, Hong Tjhin, di Jakarta, dikutip dari Liputan6.com, Jumat 20 Maret 2020.

Penggalangan dana ini diserahkan simbolis kepada Ketua PBNU Bidang Kesehatan yang juga Pembina Tim COVID-19 PBNU, dr. Syahrizal Syarif di kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“ Nama perusahaan-perusahan yang sudah konfirmasi akan berdonasi diantaranya, Sinar Mas, PT Adaro Energy Tbk, Artha Graha Peduli Foundation, PT Djarum, Agung Sedayu Group, PT Indofood Sukses Makmur Tbk, PT Puradelta Lestari Tbk, beserta Triputra Group. Kami masih menunggu pengusaha lain untuk kepedulian sosial ini,” ujar Managing Director Sinar Mas, G. Sulistiyanto.

Adapun hari ini KADIN bersama Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia memberikan bantuan untuk Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, RSPAD Gatot Subroto, RSUP Persahabatan.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), Rosan Roeslani mengatakan, seluruh penyaluran donasi berikut perusahaan yang berpartisipasi akan dilaporkan kepada Presiden secara berkala, dan pihaknya terus berupaya mengimbau anggotanya agar ikut berperan aktif dalam kegiatan ini.

Donasi bertahap yang digalang Tzu Chi akan berbentuk peralatan uji cepat (rapid test kit) sebanyak 1 juta buah, 20 ribu baju isolasi (coverall safety), 4 unit alat bantu pernapasan (ventilator), berikut 1 juta masker. Penyaluran bantuan berlangsung di bawah koordinasi Kementerian Kesehatan dan BNPB.

Pada hari Rabu, 18 Maret 2020, Tzu Chi telah menyerahkan bantuan berupa APD seperti baju isolasi, masker, kacamata, sarung tangan, juga ventilator bagi Kementerian Kesehatan berikut beberapa rumah sakit, seperti RSPAD Gatot Soebroto, RSPI Sulianti Saroso dan RSUP Persahabatan.

Menurut Hong Tjhin, dukungan lain yang dapat mereka berikan adalah mengikuti semua arahan Pemerintah seperti melakukan pembatasan interaksi dengan pihak lain (social distancing) dan mengedepankan pola hidup sehat.

(Sah, Sumber: Liputan6.com/Ilyas Istianur Praditya)

1 dari 4 halaman

Shopee Sumbang Rp1 Miliar ke PMI Bantu Penanggulangan Corona

Dream- Pandemik virus corona baru, Covid-19 membuat berbagai pihak tergerak untuk mengulurkan tangannya. Setiap orang bisa membantu untuk mencegah virus yang telah menjangkiti ratusan ribu orang di dunia ini berhenti.

Semangat bahu-membahu juga ditunjukan platform e-Commerc, Shopee yang menyumbangkan dana Rp1 miliar kepada Palang Merah Indonesia (PMI) melalui Yayasan Benih Baik.

Sumbangan ini diberikan untuk membantu penanggulangan penyebaran Covid-19 di Indonesia.

“ Semoga donasi yang kami berikan melalui PMI dan Benihbaik.com bisa sedikit meringankan beban masyarakat Indonesia di tengah situasi sulit sekarang,” kata Presiden Komisaris SEA Group Indonesia, Pandu Sjahrir, di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Kamis 19 Maret 2020.

 

© Dream

 

Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, mengapresiasi sumbangan bantuan yang diberikan oleh Shopee. Dia mengharapkan langkah ini juga diikuti oleh pihak-pihak lainnya.

“ Semua pihak, baik pemerintah maupun swasta, harus saling bergandengan tangan dalam keadaan krisis yang menyikapi pandemi ini,” kata JK.

Pendiri Yayasan BenihBaik, Andi F. Noya, mengatakan donasi ini bisa membuat kesempatan masyarakat mendapatkan masker dan hand sanitizer semakin besar.

2 dari 4 halaman

Mau Ikut Menyumbang?

Masyarakat bisa berpartisipasi dalam kampanye sejuta masker. Kampanye ini diinisiasi Shopee bersama PMI dan BenihBaik.com.

-Klik button Pulsa, Tagihan dan Tiket
-Pilih donasi masker
-Masukan nominal donasi

Di tengah situasi sekarang ini, Shopee membuat laman khusus #BelanjaDariRumah, dengan Gratis Ongkir Ekstra 100 Voucher di aplikasi untuk memudahkan pengguna membeli produk-produk keseharian seperti beras, gula, minyak goreng dan produk-produk untuk menjaga kesehatan seperti sabun antiseptik, hand sanitizer, multivitamin, hingga masker.

“ Masyarakat harus tetap tenang dan waspada, tetap menjaga perilaku hidup bersih dan sehat PHBS), mencuci tangan dengan sabun atau antiseptik setelah beraktivitas dan menggunakan masker bagi yang sakit agar tidak menularkan kepada yang lain,” kata JK.(Sah)

3 dari 4 halaman

Wabah Corona Bikin Harta Orang Ini Bertambah Rp300 M

Dream – Pandemi virus corona membuat setiap pebisnis pusing tujuh keliling memikirkan nasib perusahaan mereka. Dengan aktivitas di luar rumah dan kegiatan ekonomi yang terganggu, penghasilan perusahaan tentu akan semakin mengecil. 

Belum lagi masyarakat diimbau melakukan social distance atau menjaga jarak dengan orang lain saat berada di tempa publik. Keinginan untuk keluar rumah akan mengecil karena orang cenderung untuk menghindari dari keramaian.

Tapi tahukah kamu jika skema imbauan social distance ini justru membuat sebuah perusahaan teknologi bertambah untung. Si pemiliknya tentu akan semakin kaya.

 

© Dream

 

Dikutip dari Merdeka.com yang melansir Forbes, Jumat 20 Maret 2020, perusahaan yang selamat di tengah wabah corona itu adalah Zoom Video Communicatons Inc. Sang pemilik, Eric Yuan, mencatatkan kenaikan harta senilai US$20 juta (Rp300 miliar).

Hal ini disebabkan oleh kenaikan saham perusahaan video conference ini yang menguat 0,4 persen, meningkatkan kenaikan tahunan menjadi 58 persen. Saham Zoom sempat naik 3,5 persen di awal perdagangan, pada Selasa setelah analis Needham & Co. Richard Valera merekomendasikan agar investor membeli saham perusahaan ini.

Kala itu, indeks S&P anjlok hingga 12 persen. Ditambah lagi pasar saham global kehilangan uang US$4 triliun (Rp63.260 triliun). Kejatuhan bursa ini membuat kekayaan orang-orang terkaya dunia amblas. Penyebabnya tak lain adalah pandemi virus covid-19.

Secara total, Yuan, pria berusia 50 tahun ini telah menambahkan US$2 miliar (Rp31,63 triliun) kekayaan bersihnya sepanjang 2020. Dia menjadi miliuner keempat yang mencatatkan kenaikan kekayaan terbesar dalam 500 Indeks Billionaires Bloomberg.

Kini Eric Yuan berada pada posisi 274 dalam daftar orang terkaya dunia, dengan nilai kekayaan US$5,6 miliar (Rp88,56 triliun).

4 dari 4 halaman

Permintaan Booming

Permintaan aplikasi Zoom meledak saat virus corona menutup kantor dan membatalkan rapat. Aplikasi ini bisa memfasilitasi konferensi virtual dan pertemuan web.

Saat bekerja dialihkan jadi remote, aplikasi ini menjadi salah satu yang paling banyak dipakai.

Sekadar informasi, Yuan sempat ditolak delapan kali saat mengajukan aplikasi visa ke Amerika Serikat, sebelum akhirnya di menggapai sukses di Silicon Valley.

Dia mendapatkan ide membangun Zoom, terinspirasi menghubungu pacarnya yang berada jauh mereka masih mahasiswa.

Beri Komentar