Mimpi Pergi Umroh? Wujudkan dengan Rp50 Ribu per Hari di Reksadana Syariah

Reporter : Ferdike Yunuri Nadya
Kamis, 2 Januari 2020 13:07
Mimpi Pergi Umroh? Wujudkan dengan Rp50 Ribu per Hari di Reksadana Syariah
Reksadana syariah dikelola dengan prinsip-prinsip Islami yang bebas riba.

Dream - Setiap orang pasti punya mimpi. Buat umat Muslim, salah satu mimpi yang mungkin terbersit adalah mengunjungi Baitullah dan beribadah di dalamnya.

Beribadah umroh di Tanah Suci bagi sebagian Muslim baru sekadar mimpi, karena kendala biaya yang tidak murah bagi jemaah dari Indonesia. Namun, niat umroh masih mungkin terwujud bila kita berupaya dengan rutin menabung.

Saat menabung, biasanya ada beberapa kendala. Tak jarang tabungan terpakai untuk keperluan lainnya, apalagi ketika berada di rekening bank yang menjadi dana operasional sehari-hari.

Diendapkan di rekening bank yang berbeda pun bukan alternatif yang menguntungkan karena terpotong biaya admin.

Kalau begini, reksadana bisa menjadi alternatif untuk mengumpulkan biaya umroh, karena berpotensi memberikan imbal hasil lebih tinggi daripada tabungan bank. Selain itu, reksadana syariah dikelola dengan prinsip-prinsip Islami yang bebas riba serta sudah mendapatkan fatwa halal dari Majelis Ulama Indonesia.

Apalagi, hadirnya reksadana syariah di Bareksa Umroh semakin memudahkan kita untuk mengumpulkan biaya berangkat ke Tanah Suci. Di Bareksa Umroh, terdapat berbagai perencanaan dengan harga paket yang berlaku saat ini. Rencana di Bareksa Umroh tidak mengikat, tetapi hanya sebagai gambaran saja untuk menentukan perkiraan jumlah dana yang akan kita kumpulkan di reksadana.

Kemudian, kita tidak perlu mencari travel agent lagi, karena Bareksa Umroh berafiliasi dengan travel agent terpercaya dengan berbagai pilihan budget. Saat ini, Al-Qadri Umrah dan Haji adalah mitra biro umroh pertama yang berpengalaman sejak 1976 dan sudah terakreditasi di Kementerian Agama.

Kalkulator Investasi Reksadana

Salah satu perencanaan yang bisa dipilih di Bareksa Umroh adalah Barokah, yang berdasarkan paket perjalanan 9 hari dengan harga Rp23,5 juta per orang. Harga tersebut sudah termasuk fasilitas berikut ini:

♦ Visa Umrah
♦ Tiket Pesawat PP
♦ Bis (transportasi) selama program
♦ Hotel sesuai paket
♦ Makan 3 kali sehari
♦ Umrah 2 kali
♦ City Tour
♦ Guide/Muthawif
♦ Asuransi Perjalanan

Berdasarkan harga paket ini, kita bisa membuat rencana dengan perkiraan dana yang perlu kita siapkan dan jangka menabungnya sesuai dengan kemampuan kita.

Misalkan kita mampu menabung sebesar Rp1,5 juta per bulan, atau setara Rp50.000 per hari. Maka pointer akan menyesuaikan jangka waktu menjadi 16 bulan. Lantas, kita bisa melakukan pembelian reksadana berdasarkan rencana tersebut.

bareksa© bareksa

Sumber: Bareksa.com

Setiap bulan, kita akan dibuatkan order otomatis untuk melakukan penambahan dana (top up) sesuai rencana yang kita buat tersebut dan tinggal membayarnya. Kalau kita rutin melakukan pembayaran setiap bulan, insyaallah tabungan reksadana akan mencukupi target dana kita yang bisa dibelikan paket perjalanan umroh.

Salah satu reksadana yang bisa dipilih adalah Syailendra Sharia Money Market Fund dengan imbal hasil 6,15 persen setahun (per 28 November 2019). Berdasarkan asumsi kinerja ini, kita bisa memperkirakan hasil investasi selama 16 bulan ke depan.

Menurut Kalkulator Investasi Bareksa berdasarkan asumsi itu, bila kita mulai menabung sekarang, maka pada April 2021 kita bisa mendapatkan hasil investasi (termasuk return reksadana) sebesar Rp24,94 juta. Dana tersebut bisa cukup untuk membeli paket umroh reguler.

Kalkulator Investasi Bareksa

bareksa© bareksa

Sumber: Bareksa.com

Ingin menabung reksadana syariah untuk umroh?

- Cara daftar jadi nasabah Bareksa Umroh, klik tautan ini
- Sudah punya akun Bareksa dan mau nabung umroh, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa Fund Academy. GRATIS

Beri Komentar