Pasar Sepi Sentimen, Indeks Syariah Ditutup Menguat

Reporter : Syahid Latif
Senin, 23 Februari 2015 16:28
Pasar Sepi Sentimen, Indeks Syariah Ditutup Menguat
Berbeda dengan IHSG yang sempat terpeleset ke zone merah, indeks acuan saham syariah justru bergerak nyaman di zona hijau.

Dream - Indeks acuan saham syariah berhasil mempertahankan laju positifnya meski lantai bursa sepi munculnya sentimen baru. Sebaliknya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru sempat terperosok masuk zona merah.

Di tengah minimnya sentimen, bursa saham nasional cukup nyaman karena pemodal asing masih melanjutkan aksi beli. Nett buy asing, meski berkurang, masih cukup signifikan dengan nilai Rp 710 miliar.

Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin, 23 Febuari 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) naik 0,579 poin (0,34%) ke level 173,104.

Kenaikan ini terjadi di kala penghuni ISSI banyak mengalami tekanan. Tercatat 102 emiten syariah bergerak melemah sementara 89 lainnya masih bisa beranjak ke zona hijau.

Sisanya, sebanyak 52 emiten bergerak stagnan dan 78 lainnya sama sekali tak disentuh pelaku pasar.

Transaksi perdagangan saham syariah mencapai Rp 3,67 triliun dengan 35,70 miliar saham menjadi objek jual beli.

Berbeda dengan IHSG yang sempat melemah, ISSI justru menghabiskan waktu perdagangannya di zona hijau. ISSI hanya sempat melemah ke level terendah 172,654 dan tertinggi di 173,446.

Laju nyaman di teritori positif juga dialami saham-saham bluechips syariah. Indeks Jakarta Islamic Index (JII) sore ini ditutup menguat 3,028 poin (0,42%) ke level 718,387.

Meski belum bisa melampuai rekor terakhirnya, JII sempat menyentuh level tertinggi di 719,343. Sementara posisi terendah JII dicapai di level 715,604.

Penghuni JII berbagi peran dalam mendorong laju indeks saham bluechips syariah ini. Tercatat 13 emiten unggulan syariah bergerak menguat dan 14 lainnya tertekan aksi jual.

Sepanjang hari ini pelaku pasar memperdagangkan 6,77 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 1,95 triliun.

Saham UNVR mencetak kenaikan harga saham tertinggi dengan menguat Rp 725 per saham. Top gainer lainnya adalah INTP yang naik Rp 300, PTPP Rp 90, UNTR Rp 75, ASII dan PGAS masing-masing Rp 50 per saham.

Secara umum, pasar modal Indonesia hari ini cenderung relatif bergeral flat. IHSG yang sempat terpeleset ke level 5.387,379, akhirnya ditutup menguat tipis 3,173 poin (0,06%) ke level 5.403,277.

Lantai bursa saham dipenuhi kenaikan harga saham dari 155 emiten. Berbeda 10 emiten, atau 165 saham, justru berbalik ke zona merah.

Dengan dana berputar hingga Rp 5,92 triliun, pelaku pasar aktif mentransaksikan 55,45 miliar.

Beri Komentar