Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi Suap.
Dream – Sudah merupakan kewajiban dokter untuk melayani pasiennya yang datang ke kliniknya untuk berobat. Tapi, bagaimana jika ada pasien yang datang ke klinik untuk menarik kembali laporan kesehatan?
Terlebih jika ada uang sogokan yang disodorkan pasien?
Dilansir dari Mynewshub, Jumat 5 Mei 2017, seorang dokter di Malaysia, Ahmad Zakimi Abdullah, membagikan pengalamannya ketika ada pasangan suami istri yang mencoba menyogoknya.
Lewat tulisan berbahasa Melayu yang diunggah di akun Facebooknya, Ahmad bercerita ada seorang wanita yang ke klinik untuk berobat karena mengaku dipukul oleh suaminya dengan obeng.
Namun, beberapa hari kemudian, setelah mendapatkan perawatan dari dokter, wanita yang sama kembali datang ke klinik untuk meminta kembali laporan kesehatan pasien.
© Dream
“Hari itu dokter membuat laporan kesehatan karena terluka akibat dipukul suami. Bolehkah saya menarik kembali laporan kesehatan itu sebab suami saya sekarang dimintai keterangan tentang kasus ini,” tanya sang wanita, begitu tulis Ahmad.
Dokter ini pun menolak menarik kembali laporan yang telah dibuat. Alasannya, Ahmad tidak mau menyalahi tugasnya sebagai dokter.
“Eh, tidak boleh Bu. Itu laporan pemeriksaan saya terhadap Ibu sebagai pasien saya. Kalau saya tarik, itu menyalahi etika dokter,” kata dia.
© Dream
Yang lebih mengejutkan lagi, wanita itu menawarkan uang sebanyak 200 ringgit (Rp616.206) kepada dokter karena tidak mau suaminya dipenjara.
Ahmad yang bekerja di sebuah rumah sakit di Kuala Lumpur sadar wanita—dan suaminya, itu mencoba menyuapnya untuk menarik kembali laporan itu dengan uang yang lebih besar, yaitu 3,8 juta ringgit (Rp11,7 miliar).
Dia pun tetap menolak menerima uang panas itu. Alasannya, dia tidak ingin dipenjara dan menanggung dosa.
Mendengar penolakan dokter, pasangan itu berlalu meninggalkan dokter. “Masa bertengkar, suami istri tidak ingat dosa dan hukum,” tulis Ahmad lagi.(Sah)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari