Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Jangan jadikan kesibukan pekerjaan dan kelelahan karena deadline, membuat aktivitas bercinta dikesampingkan. Justru setelah lelah bekerja, sebaiknya cari relaksasi dengan suami atau istri di rumah dengan saling memanjakan diri.
Bukan hanya membuat tubuh memproduksi hormon untuk lebih rileks, tapi ada fakta positif lain yang mungkin belum kamu ketahui. Sebuah studi yang dilakukan pada 2013 oleh tim dari Angila Ruskin University mengungkap kalau pekerja yang berhubungan seks empat kali atau lebih dalam seminggu mendapatkan upah lebih tinggi daripada rekan mereka yang kurang aktif.
Hal tersebut menurut makalah diskusi dari Nick Drydakis, dari Institute for the Study of Labour, organisasi yang berfokus pada penelitian pasar tenaga kerja. Studi ini dilakukan Drydakis, yang merupakan dosen ekonomi di sekolah bisnis Angila Ruskin University, Cambridge, Inggris.
Ia menganalisis survei selama setahun terhadap 7.500 rumah tangga di Yunani. Survei menanyakan perwakilan sampel responden berapa kali mereka berhubungan seks per minggu, apakah mereka bekerja, berapa banyak uang yang mereka hasilkan dan berapa jam per minggu mereka bekerja, di antara pertanyaan-pertanyaan lainnya.
Penting untuk dicatat bahwa temuan Drydakis tidak menunjukkan bahwa lebih banyak seks secara langsung diterjemahkan ke dalam kenaikan gaji. Sebaliknya, studi tersebut menemukan bahwa kedua faktor tersebut berkorelasi.
Orang yang sering berhubungan seks cenderung lebih bahagia, memiliki harga diri yang lebih tinggi, kemampuan penalaran yang lebih baik dan cenderung tidak mengalami depresi. Penelitian lain menemukan bahwa pekerja dengan masalah kesehatan cenderung menghasilkan lebih sedikit uang karena produktivitas terbatas dan dalam beberapa kasus, diskriminasi.
Sumber: Huffingtonpost
Dream - Terkadang kita selalu memandang gaji besar akan menyelesaikan semua permasalahan. Padahal dalam kenyataannya, sering kali kebutuhan kita mendadak meningkat setiap kali pemasukan bertambah. Yang menyesakkan, kenaikan itu tak disadari.
Bahkan muncul ungkapan yang menyebutkan semakin tinggi gaji seseorang maka kebutuhan pun semakin besar.

Meski tak selalu dialami semua orang, namun ungkapan itu ada benarnya. Setidaknya ini dirasakan seorang pria asal Malaysia yang memiliki gaji RM3.300 atau sekitar Rp11.449.290 per bulan.
Pria itu menceritakan permasalahan keuangannya lewat UTAR Confessions. Akun anonim itu mengakui jika gaji belasan juta rupiah itu ternyata tak membuatnya bisa memiliki saldo tabungan sangat besar. Bahkan pria itu sama sekali tak mempunya tabungan.
Dia pun merinci setiap pengeluarannya dengan memperlihatkan kebutuhan bulanannya yang sudah sangat banyak.
- Sewa rumah: RM400/ Rp1.387.792
- Keluarga: RM500/ Rp1.734.741
- Transportasi: RM30/ Rp104.084
- Makan: RM600/ Rp2.081.689
- WiFi dan biaya telepon: RM200/ Rp693.896
- Utang sekolah: RM150/ Rp520.422
- Kebutuhan harian dan belanja: RM200/ Rp693.896
- Kesehatan: RM600/ Rp2.081.689
- Asuransi Tabungan: RM400/ Rp1.387.792
- Kartu medis: RM200/ Rp693.896
- Biaya lain-lain: RM20/ Rp69.389
Jika dijumlah, tidak ada yang tersisa untuk ditabung. Pria tersebut menambahkan bahwa dia tidak berkencan dengan siapa pun dan masih lajang.
Meskipun ada seorang gadis di kantornya yang dia sukai, pria itu malu dengan gajinya yang dianggap kecil.

Ia pun bertanya bagaimana mengelola keuangan jika gaji di bawah RM3.000 atau Rp10,4 juta per bulan.
“ Untuk menghemat RM1K sebulan, saya harus menjalani hidup saya seolah-olah saya hanya menghasilkan RM2K,” katanya.
Sumber: World of Buzz