Ilustrasi (Foto: Lifestylememory)
DREAM.CO.ID - Sebuah startup berbasis di Shenzhen yang berfokus pada biosains, Lonvi Biosciences, baru-baru ini mengumumkan telah merumuskan sebuah pil yang dapat membantu manusia hidup hingga 150 tahun.
CEO Lonvi Biosciences, Ip Zhu, seraya mengatakan bahwa bahan utama dari obat 'ajaib' baru ini tidak hanya mampu meningkatkan umur panjang, tetapi juga mengurangi penyakit terkait usia dengan memperkuat kesehatan pada tingkat seluler.
“ Ini bukan sekadar pil biasa. Ini adalah Holy Grail,” kata Ip Zhu dikutip dari Oddity Central, Sabtu, 15 November 2025.
“ Hidup hingga 150 tahun jelas realistis,” kata Kepala Teknologi Perusahaan, Lyu Qinghua. “ Dalam beberapa tahun, ini akan menjadi kenyataan.”
Pil yang begitu dibanggakan Lonvi Bioscience ini berbasis pada procyanidin C1 (PCC1), sebuah molekul yang diisolasi dari biji anggur, yang sebelumnya telah dikaitkan dengan peningkatan umur pada hewan pengerat.
Tes perusahaan menunjukkan bahwa tikus laboratorium yang diberi formulasi tersebut hidup 9,4 persen lebih lama secara keseluruhan dan 64,2 persen lebih lama sejak hari pertama perawatan.
Pada tahun 2024, angka harapan hidup rata-rata di China mencapai 79 tahun, lima tahun lebih tinggi dari rata-rata global, dan meningkatnya minat dari otoritas serta masyarakat umum kemungkinan besar akan membuat angka itu semakin tinggi.
“ Dulu tidak ada orang di China yang membicarakan umur panjang, hanya orang Amerika kaya. Sekarang banyak orang China yang tertarik dan punya uang untuk memperpanjang hidup mereka,” kata Gan Yu, salah satu pendiri Time Pie, sebuah perusahaan berbasis di Shanghai yang juga meneliti tentang umur panjang.
Advertisement
Refuse Derived Fuel (RDF), Saat Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Perusahaan Milik Orang Terkaya Indonesia Bakal Rekrut 1.000 Pegawai Baru

Sempat Terpeleset 20 Menit, IHSG Bergerak Menguat di Paruh Pertama Perdagangan

Sosok 2 Orang Terkaya Indonesia yang Masuk Wantimpres Presiden Prabowo

Sederet Alasan untuk Investasi Emas 'Hijau'


5 Cara Membantu Tubuh Mengeluarkan Mikroplastik, Bisa Dimulai dari Konsumsi Makanan Bergizi

Alkimia: Ilmu Kuno yang Dipelajari Berabad-Abad, Adakah Hubungannya dengan Kimia Modern?

Teh Panas atau Es, Mana yang Lebih Banyak Mengandung Antioksidan?

Benarkah Uang Bisa Membeli Kebahagiaan? Studi Ungkap Jawabannya Tak Sesederhana Itu

Pengeluaran Rp1,65 Juta, BPS Bongkar Uang WNI Menguap Kemana Saja

Refuse Derived Fuel (RDF), Saat Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Perusahaan Milik Orang Terkaya Indonesia Bakal Rekrut 1.000 Pegawai Baru