Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Wacana pemberian izin bagi Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) seumur hidup sedang bergulir. Meski begitu, beberapa asosiasi travel umroh dan haji menolak wacana itu direalisasikan.
Salah satu asosiasi yang menolak ialah Perkumpulan Travel Umroh dan Haji (Pratama). Menurut Ketua Umum Pratama, Andika Surachman Siregar, pemberian izin PIHK tetap harus diberlakukan berdasar beberapa tahun sekali.
"Saya tidak setuju (izin seumur hidup). Tetap harus ada evaluasi tiga atau empat tahun sekali," kata Andika, saat peluncuran Pratama, di Jakarta Pusat, Senin, 23 Januari 2017.
Menurut dia, upaya Kementerian Agama untuk mengevaluasi agen travel umroh dan haji harus disyukuri. Yang terpenting, kata dia, proses evaluasi dapat dilakukan secara bertahap, berkesinambungan dan berkelanjutan.
Untuk mewujudkan kondisi biro travel yang sehat, salah satu solusi yang ditawarkan Pratama yaitu proses penerbitan visa. Andika berjanji, di asosiasi yang dipimpinnya, proses penerbitan visa oleh agen travel (provider) yaitu penataan ulang administrasi.
"Kami berupaya akan menambah provider di organisasi. Tinggal birokrasinya dipermudah," ucap dia.
Senada dengan Andika, Ketua Dewan Pembina Pratama Yusnar Yusuf berjanji akan mengawasi para anggota Pratama. Dia menyebut beberapa variabel pengawasan, diantaranya dokumen legal perusahaan, pelayanan dan tiket pemberangkatan.
Meski begitu, bagi dia, yang terpenting bagi jemaah yaitu diberikannya pendampingan ibadah.
"Untuk itu perlu pengawas syariah yang memberikan manasik. Sehingga dapat menumbuhkan kembali ibadah," ucap Yusnar.(Sah)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari