Saham Perusahaan Erick Thohir Meroket, Sang Komisaris Ini Untung Rp2,49 M

Reporter : Syahid Latif
Senin, 24 September 2018 15:30
Saham Perusahaan Erick Thohir Meroket, Sang Komisaris Ini Untung Rp2,49 M
Seorang komisaris PT Mahaka Media Tbk melaporkan telah tiga kali melepas porsi saham perusahaan.

Dream - Meroketnya harga saham perusahaan Erick Thohir menjadi berkah buat para pemegang sahamnya. Meroketnya harga saham PT Mahaka Media Tbk berkode ticker ABBA itu juga dirasakan salah seorang komisarisnya.

R Harry Zulnardi, komisaris dari perusahaan diketahui telah tiga kali melepas saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Seperti diketahui harga saham ABBA mendadak jadi perhatian pelaku pasar setelah kabar terpilihnya Erick Thohir menjadi ketua tim sukses pasangan Calon Presiden-Calon Wakil Presiden, Joko Widodo dan Ma'ruf Amin. Sebelum isu itu bergulir, ABBA menjadi saham tidur dan hanya bernilai Rp50.

Mengutip keterbukaan informasi yang disampaikan otoritas BEI, Harry Zulnardy pertama kali diketahui melepas sahamnya apda 13 September 2018. Kala itu, Harry melepas saham sebanyak 10 juta lembar di harga Rp118,30.

Dari penjualan tersebut, Harry artinya mendapatkan dana segar senilai Rp1,183 miliar. Disebutkan transaksi itu dilakukan untuk tujuan divestasi dan membuat kepemilikan saham Harry di perusahaan berkurang menjad Rp1,09 persen.

Langkah menjual saham kembali dilakukan Harry keesokan harinya, atau pada 14 September 2018. Dalam laporannya kepada otoritas BEI, Harry melepas saham ABBA sebayak 2,5 juta lembar di harga Rp151,80. Artinya, Harry mengumpulkan dana senilai Rp379,5 juta.

Aksi jual saham terakhir dilakukan Harry pada 18 September 2018. Kali ini dia melepas sebanyak 5 juta saham di harga Rp186,46. Harry meraih dana segar senilai Rp932,3 juta.

Dari tiga kali penjualan saham perusahaan tersebut, Harry mengantongi dana hampir Rp2,5 miliar, atau lengkapnya Rp2.494.800.000.

Kini Harry masih memegang saham ABB sebanyak 22,5 juta lembar atau setara 0,82 persen. saham perusahaan.

Pergerakan saham ABBA memang menjadi perhatian publik dalam beberapa hari terakhirnya, khususnya sejak terpilihnya Erick Thohir menjadi ketua Tim Sukses Jokowi.

 

1 dari 2 halaman

Jawaban Mahaka Soal Meroketnya Harga Saham

Sementara pihak Mahaka Media dalam laporannya kepada otoritas bursa mengatakan perusahaan selalu memantau pergerakan harga saham.

" Dari hasil pantauan kami, pergerakan harga saham ABBA beberapa hari terakhir ini terkait dengan faktor eksternal. Meski demikian, harga saham ABBA selama ini memang belum mencerminkan nilai perseroan yang sebenarnya," tulis manajemen.

Dalam laporan lain, manajemen Mahaka juga menanggapi kaitan terpilihnya Erick Thohir yang merupakan komisaris utama Mahaka Media dan pergerakan harga saham ABB, Perusahaan memastikan terpilihnya Erick Thohir adalah dalam kapasitasnya sebagai individu, bukan medianya yang dilibatkan.

" Itulah komirmen yang diberikan Pak Erick kepada kami, tim Mahaka Media," kata manajemen Mahaka dalam laporan tersebut.

 

2 dari 2 halaman

Bukti tak adannya kaitan itu dibuktikan saat perhelatan Asian Games 2018 lalu. Kala itu, Mahaka tetap memberikan dukungan event olahraga itu tapi tidak mengejar secara profit atau revenue. " Ini juga yang akan kita lakukan pada Pemilu."

 Asian Games 2018 Dipuji, Indonesia Ingin Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2032

Terkait pendapatan perusahaan selama Pemilu 2019 mendatang, manajemen Mahaka menyatakan setiap perusahaan media pasti akan mendapatkan porsi dari revenue atau iklan di tahun politik.

" Yang perlu digaris bawahi adalah Mahaka Media bersikap terbuka terhadap peluang itu, tapi kita juga akan mengikuti undang-undang Pemilu yang disahkan," tulis manajemen Mahaka dalam laporannya.

Manajemen perusahaan juga tidak akan melakukan perlakukan khusus karena sudah ada peraturan yang dimiliki. " Jadi bukan berarti karena ak Erick ada di salah satu kubu, terus lantas akan berbeda dibandingkan grup media lain."

Beri Komentar
Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone