Sempat Dibantu Asing, Indeks Syariah Dibuka Menguat

Reporter : Syahid Latif
Kamis, 16 April 2015 09:23
Sempat Dibantu Asing, Indeks Syariah Dibuka Menguat
Penguatan indeks bursa saham Indonesia terjadi di tengah melemahnya sebagian bursa saham regional.

Dream - Disokong munculnya aksi beli asing menggiring indeks acuan saham syariah Indonesia kembali ke jalur hijau. Penguatan terjadi di tengah indeks Nikkei dan Hang Seng yang justru bergerak melemah .

Pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis, 16 April 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia dibuka menguat 0,202 poin ke leel 171,296.

ISSI masih terus bergerak menguat hingga 6 menit waktu perdagangan. Kali ini ISSI kembali menanjak 0,301 poin (0,18%) ke level 171,395.

Aksi beli pelaku pasar mendorong 72 emiten syariah melaju di zona hijau. Namun masih ada 18 emiten yang menekan penguatan ISSI.

Di awal perdagangan tak kurang dari 1,93 miliar saham syariah telah diperdagangkan pelaku pasar. Nilai transaksi yang tercipta mencapai Rp 200 miliar.

Pembukaan di zona positif juga dialami indeks saham bluechips syariah. Menguatnya harga saham dari 19 emiten membawa Jakarta Islamic Index (JII) menguat 1,071 poin (0,15%) ke level 712,159.

Indeks JII mengawali sesi pembukaan dengan menanjak 1,05 poin ke level 712,138.

Sementara itu, laju penguatan juga dicetak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Naik 6,343 poin, indeks acuan bursa saham Indonesia ini mengawali perdagangan di level 5.420,890.

Sampai 6 menit waktu perdagangan, IHSG masih terus bergerak menguat. IHSg tercatat naik 9,044 poin (0,17%) ke level 5.423,591.

Lantai bursa pagi ini sudah mentransaksikan 9,36 miliar saham bernilai Rp 705 miliar. Pemodal asing yang melakukan aksi jual, sempat pelan-pelan mengoleksi portofolio pilihannya.

Namun, aksi beli asing ini tak bertahan lama. Hingga 15 menit waktu perdagangan, asing kembali menjual sahamnya dengan mencetak nett sell Rp 7,95 miliar.

Dari kawasan regional, indeks Hang Seng dan Nikkei masih bergerak melemah masingmasing 0,43 persen dan 0,05 persen.

Sementara rupiah perlahan-lahan mulai menunjuak penguatannya dengan menembus level 12.830 per dolar AS atau terapresiasi 142 poin (1,09%).

Beri Komentar