Dream - Bursa syariah memanfaatkan sepinya sentimen global untuk melaju positif. Namun tekanan aksi ambil untung sempat menyeret indeks syariah tertekan.
Pelaku pasar tampaknya mulai terpengaruh oleh aksi window dressing.
Pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis, 26 November 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) naik 0,265 poin ke level 143,931.
Indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) juga menguat 1,48 poin ke level 600,764.
Hingga 30 menit perdagangan, kedua indeks saham syariah ini sebetulnya masih bertahan menguat. Namun tekanan jual muncul beberapa menit kemudian dan menyeret ISSI serta JII ke zona merah.
Transaksi perdagangan saham syariah hingga 9.41 WIB mencapai Rp 653,8 miliar dengan 7,48 miliar saham berpindahtangan.
Aksi jual saham muli melanda saham-saham perdagangan dan barang konsumsi yang turun 0,28 persen dan 0,21 persen.
Pelaku pasar pagi ini berburu saham-saham di sektor perdagangan dan properti yang naik 0,42 persen dan 0,39 persen.
Advertisement

Hedonic Treadmill: Mengapa Kebahagiaan Terasa Cepat Berlalu?

Mengapa Wadah Plastik Menyimpan Bau dan Noda, tetapi Kaca Tidak?

Orang yang Menguasai Banyak Bahasa Diduga Memiliki Otak hingga 13 Tahun Lebih Muda

Ukuran Betis Ternyata Bisa Mengungkap Kondisi Kesehatan Pria, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Gus Kikin Resmi Berkantor di PBNU, Kemaslahatan Umat Jadi Prioritas Utama

Generasi Indonesia Bertutur: Indonesia Menghadapi Disrupsi dari Segala Arah

Penggemar Musik Metal Ternyata Bisa Menahan Rasa Sakit Lebih Lama, Ini Penjelasannya