Ini Keuntungan Rancang Dana Darurat Lewat Reksa Dana Syariah Pasar Uang

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 13 Agustus 2021 09:12
Ini Keuntungan Rancang Dana Darurat Lewat Reksa Dana Syariah Pasar Uang
Ada kelebihan-kelebihan yang ditawarkan oleh reksa dana ini.

Dream – Pandemi Covid-19 tak hanya berdampak besar terhadap kesehatan, tetapi juga ekonomi, agama, budaya, maupun sektor keuangan. Sejak pandemi menyerang, tak sedikit orang merasa simpanan tabungannya hanya cukup untuk kebutuhan 1-2 bulan.

Di sisi lain, ada sebagian masyarakat yang kesulitan ekonomi, mulai dari PHK, usaha yang bangkrut, sampai susah cari lowongan kerja.

Dikutip dari Sikapi Uangmu, Jumat 13 Agustus 2021, kebutuhan dana darurat membuat banyak pasangan merasa alokasi anggaran ini menjadi semakin penting. Untuk mempersiapkan dana darurat, ada sederet instrumen keuangan yang bisa digunakan.

Yang perlu diperhatikan saat mempersiapkan dana darurat adalah instrumen keuangan yang tidak fluktuatif dan bisa dicairkan sewaktu-waktu kalau dibutuhkan.

Reksa dana syariah bisa menjadi instrumen yang digunakan untuk mempersiapkan dana darurat.

1 dari 4 halaman

Apa Itu Reksa Dana Syariah Pasar Uang?

Sekadar informasi, reksa dana syariah pasar uang menginvestasikan dananya di efek-efek syariah, seperti saham syariah dan sukuk. Tentu ada Manajer Investasi (MI) yang mengelola dana-dana itu sesuai dengan prinsip syariah di pasar modal.

Setiap produk keuangan punya risiko. Yang paling penting, kamu harus tahu cara mengantisipasi risiko tersebut.

Untuk itu, kamu harus cermat memilih MI dan mendiversifikasi produk untuk memperkecil potensi kerugian.

2 dari 4 halaman

Kelebihan Reksa Dana Syariah Pasar Uang

1. Cocok untuk jenis investasi yang membutuhkan jangka waktu singkat, kurang dari setahun karena sifatnya yang likuid.

2. Return cenderung lebih tinggi, yaitu 5-8 persen per tahun jika dibandingkan dengan deposito yang sebesar 3-5 persen.

3. Tak dikenakan pajak, beda dengan deposito yang kena pajak 20 persen.

4. Terjangkau dan harganya mulai dari Rp10 ribu.

5. Mudah dan efisien secara waktu dan tenaga karena pengelolaannya dilakukan oleh MI.

 

3 dari 4 halaman

Jangan Lupa Risikonya

Namun, ada risiko investasi di reksa dana syariah pasar uang. Return reksa dana syariah pasar uang memang tidak pasti seperti deposito. Ada kemungkinan untung dan rugi. Tapi, risiko produk keuangan itu tidak sebesar reksa dana syariah saham.

Kemudian, reksa dana syariah pasar uang tidak dilindungi pemerintah. Kalau kinerjanya turun, nasabah menanggung kerugiannya. Beda dengan deposito dan tabungan yang dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Instrumen keuangan syariah ini memang tergolong likuid. Tapi, pencairannya pun tak bisa langsung dilakukan pada hari-H. Pencairannya memerlukan waktu sekitar 2-7 hari kerja.

 

4 dari 4 halaman

Cara Memulai Investasi Reksa Dana Syariah Pasar Uang

1. Pilih Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) yang terdaftar dan berizin di OJK.

2. Daftar sebagai investor dengan mengisi formulir dan mengikuti alur pendaftaran. Siapkan e-KTP, foto dengan e-KTP, dan NPWP (opsional)

3. Pastikan kamu mengaktifkan ‘Preferensi Syariah’ atau memilih produk reksa dana syariah pasar uang.

4. Pilih MI yang tepat, lakukanlah analisis terlebih dahulu dengan cara mengecek izin usaha, pengalaman kerja, track record, dan kinerjanya.

5. Pilih ‘beli/buy’ pada reksa dana yang diinginkan, lalu transfer uang sejumlah nominal yang akan diinvestasikan melalui rekening atau dompet digital.

Beri Komentar