Ilustrasi Pembiayaan Syariah.
Dream – Perusahaan pembiayaan pelat merah PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)/SMF resmi mendirikan unit usaha syariah (UUS).
Keputusan ini sesuai dengan Surat Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. KEP-73 NB. 223/2018 pada 10 Juli 2018 tentang Pemberian Izin Pembukaan Unit Usaha Syariah Perusahaan Pembiayaan Sekunder Perumahan PT Sarana Multigriya Finansial (Persero).
Dilansir dari Merdeka.com, Selasa 24 Juli 2018, dengan adanya UUS, SMF akan fokus memberikan layanan dan pengembangan produk yang sesuai dengan prinsip syariah.
Ananta berharap langkah ini bisa menjadi awal yang baik untuk terciptanya sinergi semua pihak dalam berkontribusi untuk negeri. Terutama, dalam mendukung pembiayaan kepemilikan rumah yang terjangkau.
“ Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan penuh dari DSN MUI (Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia) dalam mendukung usaha kami untuk mengembangkan pasar pembiayaan sekunder perumahan syariah di Indonesia, khususnya melalui penerbitan Efek Beragun Aset Syariah Berbentuk Surat Partisipasi (EBAS-SP),” kata dia di Jakarta.
Ananta mengatakan penerbitan EBAS-SP berpotensi memberikan banyak manfaat untuk pasar modal di Indonesia, khususnya di industri keuangan syariah. Produk EBAS-SP akan memperkaya instrumen investasi pasar modal syariah.
Bagi investor, mereka berkesempatan memperoleh instrumen investasi yang berisiko rendah dan bisa memperbesar pangsa pasar modal syariah.
Dia juga mengatakan, penerbitan EBAS-SP bisa menjadi alternatif solusi untuk memperoleh kembali dana yang telah disalurkan dalam bentuk KPR syariah.
Pendanaan ini tak perlu menunggu tagihan KPR syariah yang dimilikinya jatuh tempo. Ini akan mengurangi risiko kesenjangan jangka waktu.
“ Investor akan memiliki pilihan baru untuk berinvestasi dalam efek yang sesuai dengan kaidah syariah dengan tambahan aset dasar berupa tagihan KPR syariah yang memberikan rasa aman yang lebih,” kata dia. (ism)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global