Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Bisnis keuangan syariah sedang mencari lahan baru. Setelah Eropa dan Amerika, kini para pebisnis syariah melihat peluang baru bakal muncul di benua hitam, Afrika.
Sepanjang 2014, Inggris dan Hong Kong telah membuka pintu mereka untuk keuangan syariah dengan menerbitkan sukuk pada 2014. Namun di tahun-tahun mendatang, negara-negara di benua Afrika akan menyusul dengan nilai ditaksir mencapai US$ 100 miliar per tahun.
Lembaga pemeringkat kredit Standard & Poor (S & P) memperkirakan jumlah penerbitan sukuk di seluruh dunia untuk tahun 2015 berada di kisaran US$ 100 miliar hingga US$ 115 miliar. Sebagai perbandingan, pasar utang global berada di sekitar US$ 100 triliun.
Ramalan munculnya peluang bisnis keuangan syariah baru di tanah Afrika memang sudah terlihat. Sejumlah negara di Afrika Utara dan sub-Sahara Afrika sudah merencanakan debut sukuk tahun ini, termasuk Tunisia, Mesir, Nigeria dan Kenya.
Ketertarikan negara ini menerbitkan sukuk mengikuti Afrika Selatan dan Senegal serta Inggris, Luxemburg dan Hong Kong pada tahun 2014.
" Penerbitan sukuk di Senegal bisa membuka pasar Afrika," Mohamed Damak, Kepala Keuangan Syariah Global di S&P seperti dikutip Dream dari laman CNBC, Jumat, 6 Februari 2015.
Menurut Damak, sukuk memberikan jawaban untuk kebutuhan pemerintah Afrika dalam memperbaiki lemahnya infrastruktur di negara-negara mereka. " Belanja infrastruktur dan keuangan syariah dapat digabung secara alami," katanya. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya