Ilustrasi
Dream - Kebutuhan uang (outflow) selama Ramadan hingga Idul Fitri 1436 Hijriah tahun ini diperkirakan mencapai Rp 119,1 triliun-125,5 triliun.
Dibandingkan tahun sebelumnya, alokasi tersebut meningkat dari realisasi sebelumnya yang mencapai Rp 124,8 triliun.
Mengutip keterangan tertulis Bank Indonesia, Kamis, 18 Juni 2015, proyeksi outflow tersebut diperkirakan akan didominasi oleh uang pecahan besar (Rp 20.000 ke atas) yang diperkirakan akan mencapai 91,7 persen dari total kebutuhan uang.
" Sisanya sebesar 8,3 persen merupakan pecahan kecil (Rp10.000 ke bawah)," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Tirta Sigara.
Kebutuhan uang tertinggi diperkirakan terjadi di Pulau Jawa dengan porsi 32 persen. Diikuti Kota Jakarta (29%), Sumatera (20%), Sulampua dan Bali Nusa Tenggara (11%) dan Kalimantan (8%).
BI menjamin persediaan uang ini dinilai sangat mencukupi dalam memenuhi proyeksi kebutuhan uang periode Ramadan dan Idul Fitri 1436 H/2015, baik dari sisi jumlah total maupun jumlah per pecahan. (Ism)
Advertisement

Hidupkan Ramadanmu, Teh Celup Sosro Hadirkan Kehangatan Berbuka

OVO Ungkap Pergeseran Ritme Digital Ramadan, Aktivitas Sahur Meningkat 79%


Rayakan 20 Tahun, Tsubaki Hadirkan Pengalaman Hair Treatment Kualitas Salon Jepang di Indonesia

Rayakan 20 Tahun, Tsubaki Hadirkan Pengalaman Hair Treatment Kualitas Salon Jepang di Indonesia


OVO Ungkap Pergeseran Ritme Digital Ramadan, Aktivitas Sahur Meningkat 79%