Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini
Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012
Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Sky Cruise (YouTube/ Hashem Al-Ghaili)
Dream - Sebuah desain ambisius 'hotel terbang' tengah dirancang untuk masa depan manusia di planet Bumi. 'Hotel terbang', yang merupakan pesawat raksasa itu diklaim dapat membawa 5.000 penumpang dalam kemewahan yang tak tertandingi.
Yang mencengangkan, Sky Cruise itu nantinya dirancang untuk tidak pernah mendarat. Nantinya, pesawat konvensional akan mengangkut penumpang ke dan dari Sky Cruise. Semua proses perbaikan pesawat itu juga dirancang dilakukan di langit.
Pesawat itu tidak dipiloti oleh manusia, melainkan Artificial Intelligence alias robot. Pesawat itu juga dirancang punya 20 mesin bertenaga fusi nuklir.
Hashem Alghaili, si pencipta mockup yang sangat rinci pesawat monster itu, mengatakan bahwa kapal pesiar bertenaga nuklir itu bisa menjadi transportasi masa depan.

" Saya percaya pesawat itu akan sepenuhnya otonom," kata Alghaili, dikutip dari Dailystar. Meski tidak pakai pilot manusia, Sky Cruise masih membutuhkan banyak staf.
Dalam video promosi terlihat beragam fasilitas yang menjanjikan, mulai restoran dan pusat perbelanjaan raksasa di langit, tempat gym, teater, dan bahkan kolam renang.

Dalam video tersebut, pesawat raksasa tersebut juga disebut sangat cocok sebagai tempat pernikahan yang sempurna.
Namun, tidak semua orang setuju dengan rencana ini. Beberapa komentator yang menggambarkan konsep Sky Cruise sebagai 'Titanic baru' memberikan sejumlah kritikan.
Dalam desain terlihat bahwa pesawat itu memiliki lift di bagian luar pesawat, sehingga dinilai sangat tidak aerodinamis. Selain itu muncul kekhawatiran jika sebuah pesawat bertenaga reaktor nuklir jatuh, bisa menghancurkan sebuah kota.
" Ide bagus untuk menempatkan reaktor nuklir di sesuatu yang bisa rusak dan jatuh dari langit," komentar seorang netizen.
" Saya yakin saya akan mampu membeli tiket untuk dek terendah tanpa ruang kaki dan tidak ada akses ke lounge," tambah lainnya.
Dalam berbagai diskusi di bawah unggahan video promosi itu, netizen menduga jika proyek ini benar-benar terealisasi, maka butuh dana yang sangat besar.
" Meskipun ini adalah konsep yang menarik dan mampu membangunnya dengan teknologi saat ini, hal ini akan menjadi sangat mahal dan tidak diragukan lagi hanya orang kaya yang dapat memesan hotel ini," kata netizen.
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
