Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012
Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Rumah123.com Mencatat Harga Rumah Naik 27 Persen.
Dream - Memilih rumah pribadi menjadi impian kebanyakan masyarakat. Namun, tak sedikit dari mereka yang kesulitan membeli rumah karena harganya semakin melambung.
Bahkan, kelompok milenial diprediksi tidak bisa membeli rumah pada 2021 karena harga rumah terus meroket.
Selain untuk tempat tinggal, rumah juga sering dijadikan alat investasi. Kebutuhan masyarakat akan rumah membuat harga properti terus naik setiap tahunnya.
Saat harga rumah di Jakarta sudah semakin mahal, banyak pasangan muda memilih kota-kota satelit ibukota seperti Bekasi, Tangerang, Depok dalam mencari rumah.
Diantara kota penyangga itu, daerah manakah yang paling menguntungkan?
Data transaksi Rumah123.com, dilansir pada Jumat 3 Maret 2017, menunjukan harga properti, baik hunian maupun properti, kemungkinan mengalami kenaikan pada kuartal I-2017. Secara kuartal ke kuartal (q to q), harga rumah naik 27 persen, sedangkan apartemen naik 31 persen pada kuartal I 2017
Portal properti online ini mencatat ada daerah di Jabodetabek yang harga propertinya meroket, bahkan ada yang naik di atas 70 persen. Tercatat bahwa harga rumah di Bekasi dan Tangerang naik paling tinggi.
Di tiga bulan pertama 2017, harga rumah di Bekasi naik 71 persen dibandingkan kuartal IV-2016. Sementara Tangerang naik 62 persen.
Bagaimana dengan harga apartemen? Untuk segmen ini, harga apartemen di Tangerang justru mengalami kenaikan tertinggi. Pada kuartal I 2017, harga apartemen di Tangerang naik 72 persen daripada kuartal IV 2016, sedangkan di Depok naik 50 persen.
Sebelumnya, Head of Marketing Customer Rumah123.com, Fanny Meilana, mengatakan kelompok milenial kesulitan membeli rumah karena masih terpaku pada harga properti di Jakarta. Fanny pun meminta mereka untuk membeli huniannya sendiri di daerah penyangga Jakarta.
“ Dengan sistem transportasi saat ini, (orang) yang tinggal di daerah penyangga, tidak lagi kesulitan menjangkau tempat aktivitas. Tidak ada alasan menunda beli hunian,” kata dia di Jakarta.(Sah)
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
