Zurich Syariah Ingin Jadi Pemimpin Industri Asuransi Syariah Pada 2024

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 12 Oktober 2021 18:36
Zurich Syariah Ingin Jadi Pemimpin Industri Asuransi Syariah Pada 2024
Lalu, apa strateginya?

Dream – PT Zurich General Takaful Indonesia (Zurich Syariah) ingin menjadi pemimpin industri asuransi syariah pada 2024. Perusahaan asuransi umum syariah ini akan merealisasikannya melalui strategi bisnis yang fokus kepada ritel dan UKM, pengembangan produk halal, serta perluasan distribusi dan kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan.

Presiden Direktur Adira Insurance, Hassan Karim, mengatakan, perusahaan ini merupakan entitas hasil kerja sama Zurich Insurance Group (Zurich) dengan Adira Insurance Syariah. Hal ini dilakukan setelah Zurich mengakuisisi PT Adira Insurance Dinamika Tbk (Adira Insurance) pada 2019.

Adira Insurance Syariah, lanjut Hassan, memiliki pangsa pasar 12 persen di industri asuransi syariah. Inilah yang menjadi pondasi bagi Zurich Syariah.

“ Ini menawarkan ruang yang luas bagi Zurich Syariah tumbuh menjadi pemain yang lebih kuat,” kata dia dalam konferensi pers virtual, Selasa 12 Oktober 2021.

Untuk mewujudkan misi itu, Zurich Syariah telah merancang rangkaian strategi yang berorientasi pada kebutuhan nasabah. Mereka telah menyiapkan sejumlah inovasi, seperti produk untuk wisata halal serta perjalanan ibadah haji dan umroh.

1 dari 2 halaman

Zurich Indonesia Siap Konversi Jadi Asuransi Umum Syariah

Dream – Zuric Insurance Group siap mengkonversi unit usahanya di Indonesia, PT Zurich Insurance Indonesia (ZII) menjadi perusahaan asuransi umum syariah. Konversi ini menanti lampu hijau dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dikutip dari Liputan6.com, Jumat konversi ini dilakukan menyusul kesuksesan akuisisi 80 persen saham PT Asuransi AdiraDinamika Tbk (Adira Insurance) oleh Zurich Insurance Group pada di November 2019.

Akuisisi Adira Insurance ini menunjukan komitmen jangka panjang Zurich untuk memperkuat skala bisnis dan keberadaannya di Indonesia.

 

© Dream

 

CEO Zurich Insurance Indonesia Hilman Simanjuntak menjelaskan, konversi menjadi perusahaan asuransi umum syariah akan memberikan peluang bagi Zurich untuk memberikan produk dan solusi keuangan sesuai dengan ketentuan syariah.

Indonesia menjad pasar yang penting bagi Zurich. Perusahaan memiliki ambisi untuk mengembangkan dan memperkuat unit bisnis asuransi syariah, umum, dan jiwa di Indonesia.

" Kami juga sangat antusias dapat mendukung pemerintah Indonesia dalam mengembangkan industri keuangan syariah di Indonesia melalu rencana konversi ini,” kata dia di Jakarta.

© Dream
2 dari 2 halaman

Beroperasi Tahun Depan

Perusahaan asuransi umum Syariah dari Zurich ini diharapkan dapat beroperasi di 2021 dengan nama perusahaan PT Zurich General Takaful Indonesia (ZGTI).

Setelah konversi ini dilakukan, nasabah ZII bisa memilih untuk memperbarui kontrak polis mereka untuk produk asuransi umum konvensional dengan Adira Insurance atau mengganti kontrak polis mereka menjadi polis asuransi umum Syariah dengan ZGTI.

Zurich Indonesia saat ini memasarkan solusi asuransi jiwa melalui PT Zurich TopasLife (ZTL) dan asuransi umum melalui Adira Insurance.

“ Sebagai perusahaan asuransi multinasional, Zurich terus berusaha untuk berinovasi dan berinteraksi dengan nasabah kami untuk memberikan layanan terbaik. Guna mengikuti perkembangan perilaku konsumen, kami akan mengembangkan produk dan solusi yang bisa diakses baik secara digital maupun jalur distribusi konvensional,” kata Hilman.

(Sumber: Liputan6.com/Pipit Ika Ramadhani)

Beri Komentar