Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Wanita Karier Yang Baru Melahirkan Anak Tak Jarang Galau Ingin Kembali Ke Dunia Kerja Atau Tidak. (Foto: Shutterstock)
Dream – Sahabat Dream, sudah memutuskan untuk lanjut bekerja setelah melahirkan? Yakin sudah tidak galau lagi?
Terkadang ibu yang baru melahirkan harus setiap hari menghadapi dilema. Siapa sih yang tega berangkat kerja saat anak melepas dengan tangisan atau membuat wajah lucu.
Sering kali pemandangan mengiris hari di pagi hari itu terpaksa ditepis saat melihat kebutuhan rumah tangga. Kalau tidak bekerja, dapat uang dari mana? Pikiran itu membuat banyak wanita terpaksa bekerja setelah cuti melahirkan. Meski dalam hati mereka sadar jika keputusan itu sangat berat.
Buat Sahabat Dream yang memutuskan untuk bekerja setelah cuti melahirkan, Ada banyak hal yang harus diperhatikan secara matang.
Setelah mempersiapkan mental, ibu harus berpikir tenang. Tak boleh tenang dan panik. Biarkan semua mengalir dengan sendirinya.
Setelah itu, baru, deh, melakukan strategi ini. Insya Allah, berhasil ketika kembali menjejakkan kaki di dunia karier. Apa saja? Yuk, lihat rinciannya.
Meminta Jadwal Kerja yang Fleksibel
Jika memungkinkan, mintalah jam kerja yang lebih singkat sebelum bekerja secara full-time. Anda juga bisa meminta untuk bekerja dari rumah. Dengan begitu, Anda dapat lebih mudah membagi waktu antara mengurus anak dengan bekerja.
Menyewa Pengasuh Anak
Anda harus memastikan ada seseorang yang dapat dipercaya untuk mengurus anak di rumah. Pengasuh anak harus sudah terlatih dalam mengasuh. Anda bisa mengandalkan anggota keluarga ataupun orang lain.
Menyiapkan Jadwal
Malam hari dapat menjadi saat yang tepat untuk mempersiapkan segala keperluan esok hari. Gunakan waktu di malam hari untuk mencuci botol, memompa asi dan keperluan lainnya. Dengan demikian, esok hari bisa berjalan dengan lebih lancar.
Bekerja dengan Dedikasi Tinggi
Memang sulit untuk memecah fokus antara anak dan pekerjaan. Tapi, Anda harus fokus ketika bekerja agar dapat pulang lebih cepat. Dengan begitu, Anda bisa lebih cepat berjumpa dengan si kecil.
Masuk ke Lingkaran Pertemanan
Sangat penting untuk menjalin pertemanan dengan sesama ibu. Anda bisa saling berbagi tips dan pengalaman seputar mengasuh anak. Lingkungan ini sangat baik untuk diikuti, terutama bagi orang tua yang baru memiliki anak.
Sumber: Mags for Women.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya