Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Mau Jadi Orang Ultra Produktif? (Foto: Shutterstock)
Dream – Ketika bicara tentang produktivitas, kita menghadapi masalah yang sama. Kita hanya punya waktu 24 jam namun menginginkan produktivitas yang berlipat.
Tak hanya itu, kita juga mau target karier tercapai tanpa hambatan.
“ Tak ada yang lebih baik dari mencari cara agar bisa melakukan banyak hal dengan waktu yang diberikan,” kata penulis buku Emotional Intelligence 2.0, Travis Bradberry, dikutip dari CNBC Make It, Selasa 17 April 2018.
Bradberry mengatakan tindakan mengagumkan yang bisa dilakukan ketika seseorang meninggalkan kantor adalah menjadi ultraproduktif. Dengan productivity hack yang dimiliki, dia menghabiskan waktu seefisien mungkin.
“ Cara-cara terbaik ini mudah untuk diimplementasikan. Jadi, kamu bisa mulai menggunakannya hari ini,” kata dia.
Berikut ini adalah delapan cara seseorang menjadi ultra produktif, menurut Bradberry/
1. Bisa Melawan Situasi Mendesak
Situasi yang mendesak biasanya meminta kamu untuk melakukan hal-hal kecil. Pekerjaan ini harus dilakukan dalam waktu secepat mungkin. Kalau orang yang ultraproduktif, mereka tidak akan mengerjakan tugas-tugas yang remeh. Orang-orang ini akan mendelegasikan tugas ini kepada orang lain. Jadi, mereka bisa fokus kepada tugas yang besar.
2. Tak Pernah Mengerjakan Sesuatu Dua Kali
Orang yang produktif tak pernah mengerjakan suatu pekerjaan dua kali karena hanya buang-buang waktu. Jangan menyimpan e-mail atau telepon untuk tugas nanti. Orang produktif hanya memilih dua cara untuk mengerjakannnya: hapus atau minta orang lain untuk mengerjakannya.
3. Mengerjakan Hal yang Tidak Disukai Terlebih Dahulu
Orang produktif biasanya mengerjakan sesuatu yang tidak disukai terlebih dahulu, baru mengerjakan hal-hal yang menyenangkan.
4. Tidak Multitasking
Orang yang ultra produktif ini tahu bahwa multitaskin gini adalah pembunuh sebenarnya untuk produktivitas. Riset dari Standford University menemukan bahwa multitasking membuat seseorang kurang produktif daripada mengerjakan satu pekerjaan dalam waktu yang sama. Orang seperti ini bisa membuat kesalahan lebih banyak daripada orang yang mengerjakan tugas satu per satu.
5. Siap Bekerja untuk Hari Esok sebelum Pulang
Orang produktif mengakhiri hari kerja mereka dengan mempersiapkan diri untuk keesokan harinya. Caranya bagaimana? Mantapkan diri tentang apa yang telah diselesaikan hari ini dan pastikan kamu bisa memiliki masa depan yang produktif.
6. Selesaikan Rapat Tepat Waktu
Rapat adalah pembuang waktu terbesar yang pernah ada. Orang yang ultra produktif tahu bahwa pertemuan akan berlarut-larut selama mereka membiarkannya. Jadi, orang-orang ini menginformasikan kepada semua orang untuk tepat waktu.
7. Tak Segan Berkata Tidak
Orang produktif tak segan untuk berkata “ tidak”. Mengatakan “ tidak” pada komitmen baru bertujuan untuk menghargai komitmen yang kamu buat dan memberikan kesempatan bagimu untuk memenuhinya. Penelitian yang dilakukan di University of California di San Fransisco, Amerika Serikat, menunjukkan bahwa semakin sulit kamu berkata tidak, semakin besar kemungkinan kamu stres, kelelahan, dan depresi.
8. Memeriksa E-mail pada Waktu yang Ditentukan
Orang-orang yang ultra produktif tidak akan mengecek e-mail sesering mungkin. Mereka juga memanfaatkan fitur yang memprioritaskan pesan oleh pengirim.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya