Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Sumber: Boisdaleife.com)
Dream - Inilah jadinya jika uang negara habis untuk membayar gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS). Tak mau negara bangkrut, pemerintah negara ini memecat sekitar 25 ribu abdi negaranya.
Tak hanya itu, PNS yang masih bekerja dipastikan takkan mendapat bonus selama dua tahun berturut-turut.
Pemerintah yang terpaksa menempuh keputusan drastis itu adalah Zimbabwe. Patrick Chinamasa, sang menteri keuangan Zimbabwe mengatakan negaranya tengah berjuang mati-matian untuk membayar gaji para PNS.
Dilaporkan, alokasi pembayarani gaji PNS di APBN-nya Zimbabwe mencapai 96,8 persen. Dengan kata lain, hampir seluruh pengeluaran negara habis untuk membayar gaji.
" Ekonomi kami menghadapi tantangan berat, dengan tantangan yang lebih berat dari antisipasi yang disiapkan dalam pengeluaran negara 2016," kata Chinama mengutip laman aljazeera.
Dia menambahkan, defisit keuangan Zimbabwe telah mencapai US$ 623 juta pada enam bulan pertama 2016. Dikhawatirkan defisit ini bisa melonjak sampai US$ 1 miliar di akhir tahun.
" Outlook ekonomi menunjukan situasi dimana pendapatan yang terjun bebas tak mampu memenuhi biaya pekerja, meninggalkan situasi dimana tak ada pengeluaran untuk operasional dan perawatan sama halnya dengan pembiayaan proyek."
Kondisi Zimbabwe memang sedang dalam tekanan hebat. Kemarahan penduduk karena tingkat pengangguran dan ketiadaan uang tunai memicu protes besar-besaran dalam beberapa bulan terakhir.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya