Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia (sumber: Merdeka.com)
Dream - Terhitung pekan depan, peminat portofolio efek syariah akan menemukan hal baru di Bursa Efek Indonesia (BEI). Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menetapkan tambahan anggota Daftar Efek Syariah pada 1 Desember 2014.
Keterangan tertulis OJK, seperti dikutip Dream.co.id, Jumat, 28 November 2014 mengungkapkan efek syariah yang termuat dalam Daftar Efek Syariah (DES) akan berjumlah 330 efek jenis Saham Emiten dan Perusahaan Publik serta Efek Syariah lainnya.
Dalam surat keputusan OJK Nomor 55/D.04/2014 disebutkan jumlah efek syariah dalam bentuk saham berjumlah 312 emiten. Sisanya adalah 4 efek perusahaan publik dan efek perusahaan non listing sebanyak 14 perusahaan.
Untuk DES jenis saham terbagi atas emiten-emiten di sektor pertanian sebanyak 14 saham, pertambangan 30 saham, industri dasar dan kimia 44 saham, dan aneka industri 29 saham .
Sisanya adalah Industri barang dan konsumsi 28 saham, properti, real estatem dan konstruksi 53 saham, serta 28 saham infrastruktur, utilitas, dan transportasi, serta dan 85 saham perdagangan, jasa dan investasi.
Dari unsur industri keuangan syariah, OJK hanya memasukan satu perusahaan dalam DES terbaru. Satu saham keuangan itu adalah PT Bank Panin Syariah Tbk yang tahun ini melakukan penawaran umum perdana saham (IPO).
Daftar terbaru efek syariah ini ditetapkan mulai berlaku efektif pada Senin, 1 Desember 2014. Sementara penetapannya dilakukan menggunakan sumber data laporan keuangan yang berakhir 30 Juni 2014. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya