Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Abu Vulkanik Gunung Agung Menyebabkan Bandara Internasional Lombok Praya Ditutup Sementara Waktu. (Foto: Merdeka.com)
Dream – Bandara Internasional Lombok Praya dibuka kembali pada pukul 06.00 WITA hari ini Senin 27 November 2017. Bandara ini ditutup sejak Sabtu, 26 November 2017 pukul 17.55 WITA karena dampak letusan Gunung Agung, Bali.
Bandara Lombok Praya sudah mulai beroperasi normal setelah ditutup karena debu vulkanik Gunung Agung.
Corporate Secretary PT Angkasa Pura I (Persero), Israwadi mengatakan, hingga pukul 08.30 WITA, sudah ada 3 penerbangan yang berangkat, yaitu Lion Air JT 651 tujuan Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan 211 penumpang, Garuda Indonesia GA 7024 tujuan Bima dengan 34 penumpang, dan Wings Air IW 1882 tujuan Sumbawa dengan 42 penumpang.
Total penumpang yang sudah berangkat sejak bandara dibuka pagi hari ini yaitu 287 penumpang. Sebaliknya, penerbangan yang batal berangkat hari ini dari Bandara Lombok yaitu Wings Air IW 1857 dengan tujuan Denpasar dengan 66 penumpang.
“ Bandara Lombok sudah kembali dibuka sejak pukul 06.00 WITA. Namun, kami tetap melakukan antisipasi terkait dampak ditutupnya Bandara Bali pukul 07.15 WITA Senin ini," ujar Iswandi.
Kegiatan antisipasi itu, lanjut dia, berkoordinasi dengan instansi terkait seperti pihak maskapai dan ground handling terkait antisipasi penumpukan penumpang. " Ini akibat pembatalan penerbangan rute Denpasar-Lombok-Denpasar atau sebaliknya,” kata Israwadi di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream.
Selain koordinasi, BUMN ini juga bersiap-siap untuk memaksimalkan kapasitas parking stand. Tujuannya untuk mengantisipasi ada pesawat yang dialihkan akibat penutupan Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali.
Adapun kapasitas parking stand yang tersedia di Bandara Lombok yaitu selama pukul 07.00 - 08.00 WITA untuk 2 pesawat tipe Boeing 739 dan selama pukul 08.00 - 10.00 WITA untuk 2 pesawat tipe Boeing 739 dan 2 ATR.
Israwadi mencatatat penerbangan yang batal datang menuju Bandara Lombok Praya adalah Lion Air JT 954 B739, Wings Air IW 1850 ATR72, Wings Air IW 1848 ATR72, Garuda Indonesia GA 7052 ATR72, Garuda Indonesia GA 450 B738, dan Garuda Indonesia GA 7048 ATR72
Sebaliknya, penerbangan yang batal berangkat dari Bandara Lombok yaitu Lion Air JT 955 B739, Wings Air IW 1857 ATR72, Wings Air IW 1851 ATR72, Garuda Indonesia GA 7053 ATR72, Garuda Indonesia GA 451 B738, dan Garuda Indonesia GA 7049 ATR72. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya