Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi
MK Sudah Putus, Drama Ijazah Gibran Belum Tamat
(Foto: Facebook @asshiddiqiyah2)
Dream - Kabar baik datang untuk generasi masa depan Indonesia. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengutip laporan Bank Dunia melaporkan Human Capital Index (HCI) Indonesia tahun ini mengalami peningkatan.
HCI atau Indeks Modal Manusia adalah parameter internasional yang menjadi tolak ukur koomponen utama modal manusia di berbagai negara.
Indeks HCI mengukur modal manusia yang diharapkan dapat dicapai seorang nak yang lahir hingga berulang tahun ke-18. HCI juga menunjukan hasil kesehatan dan pendidikan saat ini yang akan membentuk produktivitas generasi pekerja berikutnya.
HCI mengombinasikan komponen-komponen probabilitas hidup hingga usia 5 tahun, kualitas serta kuantitas pendidikan, dan kesehatan termasuk isu stunting. ??
" Peningkatan HCI ini juga merupakan milestone bagi Pemerintah untuk semakin mendorong sistem pendidikan dan kesehatan di Indonesia lebih siap menghadapi tantangan global," tulis Menkeu di akun Facebook resminya dikutip Dream, Senin, 21 September 2020.
Dari beberapa komponen yang diteliti, nilai HCI Indonesia mengalami peningkatan dari komponen kesehatan dari 0,66 menjadi 0,72. Angka ini menggambarkan terjadinya kenaikan anak yang tidak mengalami stunting dan keterbatasan kognitif dan fisiknya.
Peningkatan juga terjadi pada komponen survival yang meningkat dari 0,97 menjadi 0,98.
Sayangnya, indeks HCI mencatat adanya penurunan durasi waktu sekolah dari 7,9 menjadi 7,8. Begitu pula dengan kualitas pendidikan yang tetap berada di angka 395.
Indeks HCI Indonesia di angka 0,54 berarti bahwa setiap anak yang lahir memiliki 54 persen kesempatan untuk bisa bertumbuh. Dengan catatan anak tersebut menyelesaikan pendidikan dan memiliki akses penuh terhadap kesehatan.
Sebagai Bendahara Negara, Sri Mulyani menyampaikan dukungan di sisi keuangan negara akan diberikan pemerintah dengan terus berusaha konsisten mengoptimalkan alokasi 20 persen APBN untuk anggaran pendidikan dan 5 persen untuk anggaran kesehatan. ??
Upaya lain dari pemerintah adalah meningkatkan kualitas guru dan manajemen sekolah dan proses belajar mengajar peserta didik, memberikan perhatian besar pada pendidikan vokasi untuk menghadapi revolusi industri 4.0.
Menyambut pembangunan digital, pemerintah juga akan terus memperbaiki kurikulum, pendidikan, memperkuat kompetensi melalui pelatihan vokasi dan magang, serta pelaksanaan sertifikat profesi di seluruh institusi di Indonesia.
" Ayo semua, masyarakat, para orang tua, para anak muda, kita bahu membahu mendorong terus peningkatan kualitas generasi penerus bangsa, pemilik masa depan Indonesia!" ajak Sri Mulyani.
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Kenapa Pekerjaan Baru di Usia 30-an Bisa Membuat Kita Merasa Bodoh Lagi?

Setir Mobil Tiba-Tiba Berat Diputar? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengeceknya


Pepaya vs Mangga, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah dan Pencernaan?


Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series

Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu