Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Bank Muamalat Menyalurkan Hewan Kurban Dalam Bentuk Kornet.
Dream - Bank Muamalat dan Baitulmaal Muamalat (BMM) menyalurkan 5 ribu kaleng kornet olahan sapi dan kambing kurban. Hewan-hewan kurban ini berasal dari ratusan pengurban yang berasal dari internal Bank Muamalat, mitra kerja, dan masyarakat.
Bank Muamalat membidik daerah rawan pangan untuk penyaluran kornet daging kurban.
" Tema yang diangkat adalah Muamalat Berbagi Cahaya Kurban. Sejalan dengan itu, Bank Muamalat memperluas keberkahan kurban yang berbentuk kornet ke daerah yang rawan pangan dan gizi buruk," kata Direktur Utama Bank Muamalat, Endy Abdurrahman, dalam acara " Muamalat Berbagi Cahaya Kurban" dalam acara penyerahan dan pemotongan hewan kurban di Panti Asuhan Muhammadiyah, Jakarta, Selasa 13 September 2016.
Endy mengatakan daerah-daerah yang menjadi tujuan penyalurannya adalah daerah Nusa Tenggara Timur yang meliputi Atambua, Alor, dan Manggarai Timur, Maluku yang meliputi Pulau Seram, Pulau Buru, dan Pulau Sula, serta Sumatera yang meliputi Aceh, Sinabung, dan Mentawai.
Dengan penyerahan kurban dalam bentuk kornet, Bank Muamalat berharap bisa membantu mendorong perbaikan gizi buruk masyarakat, khususnya untuk balita dan anak-anak, terutama di berbagai wilayah terpencil di Indonesia.
Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013, dalam skala nasional diperkirakan tingkat prevalensi balita gizi buruk dan kurang gizi sebesar 19,6 persen. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 1,2 persen dibandingkan hasil Riskesdas tahun 2007, yaitu sebesar 18,4 persen.
“ Di tengah kondisi perekonomian Indonesia yang masih volatile, kami ingin tetap selalu dekat dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Direktur Utama Bank Muamalat Endy Abdurrahman.(Sah)
Advertisement

Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym



5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol