Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Berhenti Makan Gula Bikin Pusing dan Mudah Marah? Ini Cara Meredakan Gejalanya
Mengapa Sulawesi Dikenal dengan Nama Celebes? Begini Asal-usul Nama yang Dipakai Bangsa Eropa
Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym
Ilustrasi Hijab Berbahan Batik
Dream - Adanya kampanye ramah lingkungan, tidak hanya di dunia internasional, tetapi mulai merambah ke dalam negeri. Salah satunya, dalam dunia perbatikan tanah air.
Pemerintah kini tengah mengembangkan potensi zat warna alam yang dapat digunakan dalam mewarnai batik.
" Setiap potensi dari daerah kita coba. Setiap daerah pasti ada potensi zat warna alam, seperti dari kulit-kulit kayu, cangkang kelapa sawit, daun mangga," ujar Kepala Balai Besar Kerajinan dan Batik Kementerian Perindustrian Zulmaizar di Jakarta, Selasa kemarin.
Menurut Zulmalizar, banyak orang yang tertarik dengan batik zat warna alam ini. Pasalnya, batik ini dianggap lebih ramah lingkungan.
" Peminatnya mulai banyak, tidak hanya dari luar seperti Jepang, banyak juga dari dalam karena ini kan ramah lingkungan dan warnanya pun lebih lembut," paparnya.
Ke depan, Zulmalizar berharap bisa mengembangkan tren zat warna alam ini sebagai identitas bangsa.
" Di Indonesia kan buahnya itu sesuai musim, nah pewarna itu kan bisa dari kulit buah. Jadi, misalkan sedang musim durian, nanti kita keluarkan produk batik dengan warna kulit durian, sedang musim manggis, nanti kita keluarkan batik warna kulit manggis. Pasti itu akan bagus, ini cita-cita saya," ungkapnya optimis.
Advertisement
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan


Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi