Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(http://imowblog.blogspot.com)
Dream- Gaji besar di Negeri Teluk telah lama menjadi magnet paling kuat bagi para pencari kerja dari negara berkembang. Seiring berlalunya waktu, penghasilan jutaan rupiah tersebut pelan-pelan berkurang nilainya.
Laporan terbaru bakal memperkirakan biaya hidup di negara Arab akan terus meningkat hingga semester dua tahun ini. Laju inflasi tahun 2014 di kawasan Arab bakal melampaui 4 persen seiring pertumbuhan ekonomi dan masuknya para pendatang (ekspatriat) yang berdampak pada naiknya harga sewa dan properti.
Mengutip Emirates247 yang ditulis Rabu, 28 Mei 2014, inflasi di negara kawasan Arab terus meningkat karena harga perumahan yang tinggi. Perusahaan pun menikmati kenaikan harga ini dan berdalih kenaikan harga properti dipicu bahan bakunya yang terlebih dahulu menyesuaikan harga.
" Kami memperkirakan inflasi 2014 mencapai 3 persen, atau naik 1,1 persen dibandingkan tahun 2013, meskipun kami mencatat inflasi year on year akan mencapai 4-4,5 persen pada Desember 2014," ujar Analis Emirates NBD dalam laporannya.
Global Investment House yang berbasis di Kuwait juga memperkirakan inflasi akan terus meningkat pada tahun ini. Hal tersebut karena kenaikan harga rumah dengan besarnya permintaan domestik dan kenaikan harga komoditas non-minyak.
Hal senada disampaikan Pusat Statistik Dubai. Negeri kosmopolitan di Jazirah Arab ini melaporkan inflasi April lalu telah mencapai 3 persen. Pemicunya, kenaikan harga perumahan yang terus meningkat.
Dalam laporan ekonomi disampaikan ekonomi negara Arab diproyeksikan akan tumbuh tercepat sejak tahun 2007.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya