Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Bluechips Rontok, Bursa Syariah Langsung Tumbang

Reporter : Syahid Latif
Selasa, 29 September 2015 09:21
Bluechips Rontok, Bursa Syariah Langsung Tumbang
Tak ada satupun emten bluechips syariah yang bergerak menguat.

Dream - Kecemasan melanda investor pasar modal usai kondisi perekonomian Tiongkok dikabarkan memburuk. Seluruh indeks saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pun ikut bertumbangan.

Pada prapembukaan perdagangan BEI, Jakarta, Selasa, 29 September 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) langsung rontok 1,669 poin (1,27%) ke level 129,940.

ISSI kembali merosot 1,653 poin (1,26%) ke level 129,956 di sesi pembukaan.

Pelaku pasar memulai sesi perdagangan dengan mentransaksikan dana senilai Rp 9,14 miliar dan 52,64 juta saham yang beralihtangan.

Koreksi tajam terlihat dalam pergerakan indeks saham bluechips syariah. Terjun bebas 9,427 poin (1,74%), Jakarta Islamic Index (JII) membuka sesi praperdagangan di level 532,576.

Indeks JII kembali turun 9,140 poin (1,69%) ke level 532,863 di sesi pembukaan. Tak ada satupun penghuni JII yang sanggup menguat di tengah kecemasan pasar.

Sentimen negatif dari bursa global dan regional juga menekan laju bursa saham Indonesia. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rontok 49,923 poin (1,21%) ke level 4.070,580.

Sebanyak 40 emiten memulai sesi pemanasan dari zona merah dan hanya 2 emiten yang sanggup masuk teritori positif.

Lantai bursa pagi ini sudah memulai transaksi dengan dana Rp 21,87 miliar dan 81,53 juta saham berpindahtangan.

Investor asing belum mengubah posisinya dengan tetap mencetak nett sell Rp 2,58 miliar di awal perdagangan.

Di sesi pembukaan, IHSG kembali ambruk 51,602 poin (1,25%) ke level 4.068,901. Jumlah emiten yang mengalami koreksi bertambah menjadi 52 emiten.

Seluruh indeks sektor saham bergerak melemah dengan koreksi terdalam dialami emiten industri dasar yang turun 1,99 persen, industi aneka 1,89 persen, dan keuangan 1,56 persen.

Pelaku pasar cukup khawatir masuk ke pasar setelah bursa regional dan global berguguran. Indeks Hang Seng Hong Kong tercatat turun 3,39 persen sementara Nikkei Jepang jatuh 3,14 persen.

Beri Komentar