Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Bursa syariah Indonesia akhirnya menutup perdagangan awal pekan di zona negatif. Indeks sektor industri aneka menjadi motor penyeret pelemahan bursa.
Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin, 28 September 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) turun 2,995 poin (2,23%) ke level 131,609.
Indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) juga turun 15,224 poin (2,73%) ke level 542,003.
Aksi jual investor mendorong 143 emiten syariah jatuh ke zona merah. Hampir seluruh penghuni JII, atau 28 emiten, juga bergerak melemah.
Tercatat 41 emiten syariah, satu diantaranya saham bluechips syariah, berhasil beranjak ke zona hijau.
Transaksi perdagangan syariah kali ini mencapai Rp 2,18 triliun dengan 33,81 miliar saham yang berpindahtangan.
Dua emiten kelompok Astra, UNTR dan ASII masuk daftar top losser usai melemah Rp 950 dan Rp 375 per saham. Penghuni lainnya adalah SILO yang turun Rp 500, ICBP Rp 375, dan INTP Rp 375 per saham.
Satu-satunya emiten bluechips syariah yang sukses masuk zona hijau adalah LPKR yang menguat Rp 20 per saham. Sementara LSIP bertahan stagnan di level Rp 1.400 per saham.
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) awal pekan ini juga ikut rontok. IHSG turun 88,936 poin (2,11%) ke level 4.120,503.
Lantai bursa saham berhasil menghimpun dana Rp 4,08 triliun dengan posisi nett sell asing berkurang menjadi Rp 266 miliar.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya