Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Bursa Syariah Rontok Dipicu Emiten Industri Aneka

Reporter : Syahid Latif
Senin, 28 September 2015 16:24
Bursa Syariah Rontok Dipicu Emiten Industri Aneka
IHSG rontok 88 poin di penutupan perdagangan awal pekan.

Dream - Bursa syariah Indonesia akhirnya menutup perdagangan awal pekan di zona negatif. Indeks sektor industri aneka menjadi motor penyeret pelemahan bursa.

Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin, 28 September 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) turun 2,995 poin (2,23%) ke level 131,609.

Indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) juga turun 15,224 poin (2,73%) ke level 542,003.

Aksi jual investor mendorong 143 emiten syariah jatuh ke zona merah. Hampir seluruh penghuni JII, atau 28 emiten, juga bergerak melemah.

Tercatat 41 emiten syariah, satu diantaranya saham bluechips syariah, berhasil beranjak ke zona hijau.

Transaksi perdagangan syariah kali ini mencapai Rp 2,18 triliun dengan 33,81 miliar saham yang berpindahtangan.

Dua emiten kelompok Astra, UNTR dan ASII masuk daftar top losser usai melemah Rp 950 dan Rp 375 per saham. Penghuni lainnya adalah SILO yang turun Rp 500, ICBP Rp 375, dan INTP Rp 375 per saham.

Satu-satunya emiten bluechips syariah yang sukses masuk zona hijau adalah LPKR yang menguat Rp 20 per saham. Sementara LSIP bertahan stagnan di level Rp 1.400 per saham.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) awal pekan ini juga ikut rontok. IHSG turun 88,936 poin (2,11%) ke level 4.120,503.

Lantai bursa saham berhasil menghimpun dana Rp 4,08 triliun dengan posisi nett sell asing berkurang menjadi Rp 266 miliar.

Beri Komentar