Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Yoki Ferdian (Foto: Amrikh Dream.co.id)
Dream – Dulu, Yoki Ferdian memang hanya sales kain biasa di Mal Thamrin City dan Pasar Tanah Abang. Namun kini, dia sudah menjelma sebagai saudagar busana berlabel Yoya. “ Kekuasaan” pria 31 tahun itu bahkan sudah melebar ke sejumlah negara di Asia Tenggara.
“ Pemasaran alhamdulillah sudah ke Asia Tenggara, ke Malaysia, Brunei, Singapura, Australia,” kata Yoki saat ditemui Dream.co.id di gerainya di Mal Thamrin City, Jakarta Pusat, Kamis 24 September silam.
Pencapaian ini sangat luar biasa. Mengingat, usaha hijab itu baru dimulai 3 tahun silam. Yoki dan istrinya, Yani, benar-benar merangkak dari bawah. Modal usaha ini bahkan mereka peroleh dari menggadaikan motor dan berhutang kanan kiri.
Namanya dengan cepat meroket. Kini, pedagang mana di Mal Thamrin City yang tak kenal Yoki. Selain itu, banyak pula pengunjung mal yang berduyun mengerubuti gerainya yang terletak di Pasar Tasik lantai 1 dan 3 Mall Thamrin City.
Yoki yang kini sudah membuka tiga gerai itu tak hanya meladeni pelanggan di toko. Sebab, usaha busana hijab itu juga berkibar di dunia maya. Pesanan juga banjir melalui internet.
“ Mereka belinya secara online, kadang juga datang ke sini langsung. Paling ramai di hari Senin dan Kamis,” ucap dia.
Pria kelahiran Bukit Tinggi, 25 April 1984, ini mengatakan, bisnis hijab yang dirintis sejak 2012 berkembang pesat karena punya keunikan motif dan kualitas bahan yang bagus.
“ Motif dan bahan yang digunakan beda dengan hijab yang kebanyakan dijual. Bahannya khusus diambil dari luar, dari China,” kata Yoki.
Menurut Yoki, setiap minggu label Yoya mengeluarkan banyak motif baru dengan berbagai warna, baik pada hijab maupun busananya. “ Setiap minggunya kita ratusan keluarin motif,” tutur dia.
“ Paling penting gaya Yoya Hijab, modelnya lebih simpel. Untuk jilbab, pasmina sama segi empat. Mainnya di motif, warna, dan bahan. Kebanyakan yang menjadi ciri khas bunga-bunga dengan warna-warna yang cerah,” tambah Yoki.
Tak hanya pada kualitas barang. Usaha Yuki dengan cepat melesat berkat strategi pemasaran lain. Yoki memberikan promo diskon dan poin untuk memberi hadiah kepada pelanggan.
“ Bisa menarik pembeli. Ada member poin dan diskon. Poin buat masing-masing langganan pegang kartu member minimal pembelian Rp 1 juta. Jadi poinnya dalam 1 kodi satu koin itungannya, kalau buat pasmina dan segi empat. Kalau buat fashion 1 kodi dapat 2 point. Satu kodinya 20,” jelas Yoki.
“ Paket 1 minimal Rp 10 juta, discokon 2.5 persen. Paket II pembelian Rp 20 juta diskon 5 persen. Paket III pembelian Rp 30 juta, diskon 7,5 persen dan Paket IV minimal pembelian 40 juta ke atas diskon 10 persen,” tambahnya.
Sementara itu, untuk promo poin tidak ada batasan bagi konsumen setianya. Masing-masing mendapatkan hadiah berbeda sesuai dengan poin yang didapatkan.
“ Untuk 2000 poin hadiah utamanya Umrah. 1.750 poin mendapatkan motor matic, 1.500 paket liburan ke Bali selama 3 hari dan 500 poin dapat laptop,” ujar Yoki.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya