5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Menteri Perdagangan Thomas Lembong (Berjas)
Dream - Pemerintah terus berbenah menjelang diberlakukannya sistem ekonomi terintegrasi di kawasan Asia Tenggara atau lebih dikenal Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Tak mau tertinggal, pemerintah Indonesia dalam 30 hari ke depan akan mulai menggiatkan sosialisasi era perdagangan bebas ASEAn tersebut kepada masyarakat.
Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Lembong termasuk salah satu yang sibuk dengan perubahan tersebut. Bertempat di Jakarta, Senin, 28 September 2015, Thomas meluncurkan pusat informasi MEA bernama ASEAN Economic Community (AEC) Center.
Pusat informasi ini akan disiapkan sebagai alat sosialisasi ihwal pemberlakuan MEA pada 1 Januari 2016. Nantinya AEC Center akan memaparkan peluang pasar yang bisa diakses pemangku kepentingan seperti Pemerintah Daerah, pelaku bisnis, akademisi dan masyarakat umum.
“ AEC Center ini sangat diperlukan agar semua pihak bisa mendapatkan update dan progress tentang MEA agar Indonesia dapat meraih dan memaksimalkan manfaat MEA bagi perekonomian Indonesia,” tutur Thomas Lembong dalam keterangan persnya.
Direktur Jenderal Kerjasama Perdagangan Internasional (KPI) Kemendag, Bachrul Chairi menambahkan, AEC Center juga berguna sebagai pusat konsultasi masyarakat baik mengenai perdagangan dan jasa, edukasi publik tentang perkembangan dan peluan MEA, serta pelayanan advokasi bagi para pelaku usaha di pasar ASEAN.
Dengan cara ini pemerintah berharap para pelaku usaha dapat meningkatkan daya saing serta menambah jumlah ekspor ke negara-negara di kawasan Asia Tenggara.
Bersamaan dengan peluncuran AEC Center, Mendag juga meresmikan mobile magic box MEA. Sarana sosialisasi bergerak ini akan menggelar roadshow dengan berkeliling Jabodetabek serta Bandung selama 30 hari ke depan guna memberi pemahaman komprehensif bagi masyarakat tentang MEA.
Thomas mengakui, salah satu kunci keberhasilan MEA adalah apabila seluruh masyarakat benar-benar paham mengenai sistem ekonomi terintegrasi tersebut, lengkap dengan manfaat serta cara memanfaatkannya.
“ Pengetahuan masyarakat yang benar dan jelas tentang MEA adalah salah satu kunci suksesnya implmentasi MEA,” tandas Thomas Lembong.
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil